Driver Ambulans Lembaga Amil Zakat, Mengantar Jenazah Tanpa Pandang Keyakinan

SURABAYA – Namanya Hartoyo, saat ini tercatat berumur 48 tahun. Driver ambulans Laznas LMI ini baru saja mengantarkan jenazah pasien COVID-19, Senin (22/02/2021).

Sejak Maret 2020, awal munculnya Virus Corona, ia memang sudah didapuk dan sudah ratusan jenazah ia antarkan ke peristirahatan terakhir.

Namun kali ini berbeda, biasanya yang ia antarkan adalah jenazah yang beragama Islam dan sama keyakinannya dengan lembaga tempatnya berasal bekerja: Laznas LMI.

Driver Ambulans Lembaga Amil Zakat, Mengantar Jenazah Tanpa Pandang Keyakinan.

“Kemarin saya mengantarkan jenazah yang beragama non-Islam, namun tetap kami layani, sebab meskipun kita berbeda keyakinan, namun kita sama-sama saudara kemanusiaan dan hidup saling berdampingan,” ceritanya.

Har, sapaan akrabnya, menambahkan, kejadian itu bermula saat Rumah Sakit Adi Husada menghubungi Dinas Sosial Kota Surabaya.

“Ada salah satu bidan rumah sakit Adi Husada yang minta bantuan Dinas Sosial Kota Surabaya, sama Dinsos, karena sudah penuh, dialihkan ke Laznas LMI. Setelah mendengar kabar itu, saya langsung bergerak cepat dan membantu,” tambahnya.

Saat masa pandemi Corona ini ambulans Laznas LMI sudah membantu ratusan masyarakat, dan akan terus membantu masyarakat. (Sely Fitriani)

Related posts

Juan Pablo Sorin Menikmati Setiap Sudut Sejarah di Jakarta

Nizar ‘Keukeuh’ Minta Anindya Bakrie Batalkan SK Almer Faiq Rusyidi

Rencana PPN Jasa Jalan Tol, Komisi XI: Pemerintah Wajib Lakukan Kajian Mendalam