Aromanya yang menyegarkan, ditambah cita rasa yang gurih dan lezat. Menjadikan santapan khas Betawi yang satu ini, bikin ngiler.
Yaps, Pecak Gurame Betawi namanya. Sajian kuliner tradisional ini memang kerap menggugah selera.
Silahkan, rasakan sensasi menyantapnya. Jika sudah mencoba, pasti ketagihan dan selalu merindukan rasanya. Sayangnya, hidangan asli masyarakat Betawi ini sudah mulai ‘terlupakan.’ Kalaupun ada, dan ingin menyantap Pecak Gurame.
Warung- warung kecil atau rumah makan Betawi yang menyediakannya, lebih banyak dijumpai di pinggiran Jakarta. Warung makan milik Babe Nasun, warung Soto Betawi Mpok Yanti, warung Gabus Pucung Vila Betawi dan sederet warung kecil lain adalah buktinya.
Sementara, pusat kota Jakarta, yang menjadi ikon pemerintahan dan ibukota negara. Justru, dipenuhi ‘belantara’ resto atau rumah makan siap saji, yang banyak menyajikan olahan masakan dengan stempel luar negeri. Sungguh Ironis!
Adalah Siti Nuliyah atau biasa disapa Mak Inul. Perempuan 62 tahun ini, terbilang awet melestarikan masakan Betawi. Lewat tangannya yang sudah mulai keriput, beragam hidangan lahir dengan citarasa yang lezat.
Salah satunya, adalah sajian Pecak Gurame Betawi, yang dimasak dengan resep turunan sang ibu.
“Aye sih, masak memang dari kecil. Umur 11 tahun, kelas 4 SD udah ikut emak dagang. Jadi, udah biasa dan hafal bumbu – bumbu masakan emak. Jualannya, dari siang, sampe larut malam, di kawasan Senen,” jelas Mak Inul, saat ditemui di kediamannya.
Biasanya, lanjut Mak Inul, saat santap siang, hingga sore hari. Warung yang dikelola bersama sang ibu, selalu penuh diserbu pelanggan.
“Bahkan, terkadang, suka kewalahan melayani,” ujarnya mengenang.
Kini, Mak Inul yang bermukim di kawasan Harjamukti, Depok, bersama anak dan beberapa cucunya ini tak lagi berdagang. Karena usia yang terbilang lanjut, ia pun memutuskan hanya melayani order masakan lewat katering rumahan.
Dan, sewaktu-waktu dipanggil untuk menjadi juru masak, ketika ada hajatan besar dan keluarga yang membutuhkan jasanya.
Mak Inul bercerita, dalam budaya Betawi, biasanya Pecak Gurame disiapkan sebagai hantaran bersama masakan khas Betawi lainnya. Seperti Roti Buaya, Gabus Pucung atau sajian Pindang Bandeng untuk besan atau calon pengantin yang ingin menikah.
Sajian ini dimakan bersama-sama sebagai wujud keakraban dan silaturahim. Selain itu, dalam hari raya, hajatan, kumpul keluarga dan pesta pernikahan Betawi, menu spesial tersebut selalu tak pernah ketinggalan.
“Pecak Gurame itu mah asli masakan Betawi. Rasanya endol banget, gak kalah dari masakan bule dan restoran,” ucap Mak Inul dengan logatnya yang kental berkelakar. Menirukan gaya artis yang ditontonnya di televisi, sembari tersenyum dan mengacungkan jempol.
“Rasanya gak resep, gak seru gitu. Kalau hidangan Pecak gak ade. Soalnya udah tradisi,” tambahnya meyakinkan.
Asli Bumbu Warisan
Berkunjung ke rumah Mak Inul, rasanya belum afdol. Jika sajian nikmat Pecak Gurame, tidak dihidangkan. Olahan masakan Betawi ini, seakan menjadi penyambut tamu dan keluarga yang datang ke rumahnya.
Saya pun mendapat kesempatan untuk merasakan kelezatannya. Benar saja, dari dapur rumah Mak Inul yang terbilang kecil dan sederhana itu. Mak Inul dengan wajah cerahnya, bersemangat mempersilakan agar segera menyantap Pecak Gurame yang diraciknya.
Hmm.., aroma segar langsung menyergap. Perasan jeruk limau dan lumuran ngejreng bumbu ikan terasa mengocok perut.
Alamak, saat disantap, bumbu ikan begitu meresap. Dibalut daging Gurame yang gurih dan empuk, paduan masakan ini menjadi sangat lezat di tenggorokan.
Ada rasa pedas, gurih, asam dan sedikit aroma terasi yang bikin makan tak mau berhenti. Asli, rasanya sangat enak. Lumer banget, saat nempel di lidah.
Menurut Mak Inul, aroma perasan limau dan sedikit terasi menjadi ciri hidangan Pecak Gurame Betawi. Bumbu alami ini, selalu melengkapi dan sudah menjadi resep yang diwariskan ibunya sejak kecil.
“Jeruk limau memang harus ada. Biar sedep, karena bikin seger,” terangnya, memberikan bocoran bumbu masakan Gurame. Sembari berpesan, masakan khas Betawi seperti Pecak Gurame, Pesmol Mujaer, Acar Betawi, Gabus Pucung dan lainnya jangan sampai dilupakan.
Nah, penasaran rasanya? Hubungi; 0857 75993968. Masakan rumahan Mak Inul, siap menerima pesanan sesuai kebutuhan. (Subhan hardi)