Geger, Ada Anak Kambing Tak Berhidung dan Bermata Satu di Simalungun

Geger, Ada Anak Kambing Tak Berhidung dan Bermata Satu di Simalungun. Foto/ist

Simalungun – Memiliki mata pencaharian sebagai seorang peternak di wilayah Simalungun sudah menjadi hal yang biasa. tetapi menjadi sesuatu yang luar biasa dan bikin heboh ketika anak kambing yang lahir ternyata memiliki wujud yang sedikit aneh dan menyeramkan tidak seperti layaknya anak kambing pada umumnya.

Anak kambing yang dilahirkan ternyata bermata satu dan tidak berhidung. Hal ini tentu membuat heboh warga dusun III, desa Purwosari, kecamatan Pematang Bandar, kabupaten Simalungun.

Kepala desa Puwosari, Naspianto, Jumat (19/3/2021), mengatakan anak kambing milik Sukimen (41) , lahir Senin (15/3/2021). Tetapi sayangnya karena memiliki cacat lahir bawaan, anak kambing tersebut hanya mampu bertahan hidup selama dua hari saja dan akhirnya hari Rabu (17/3/2021) kemarin mati.

“Anak kambing milik pak Sukimen lahir normal, Senin (15/3/2021) malam kemarin sekitar pukul 21.00 WIB. Namun anak kambing bermata satu dan tidak berhidung itu mati di hari Rabu (17/3/2021),” ujar Naspianto.

Menurut Naspiantio, bangkai anak kambing tersebut sudah dikuburkan di dekat kandang kambing pak Sukimen hari Kamis (18/3/2021) kemarin.

” Penguburannya dilakukan pemilik kambing disaksikan sejumlah warga,dan sewaktu dikuburkan, dibungkus dengan kain putih,” jelas Naspianto.

Ia menambahkan jika sejak awal anak kambing tersebut lahir, banyak orang dari beberapa kecamatan datang berkunjung ke desanya.

Menurutnya banyak masyarakat yang ingin tahu dan menyaksikan langsung keberadaan dan keanehan anak kambing yang matanya berada di depan wajahnya dan jumlahnya hanya satu itu.

Selain memiliki kecacatan fisik,  anak kambing bermata satu dan tidak berhidung itu juga tidak bisa berjalan dan minum susu dengan bantuan botol minum bayi.

Kematian anak kambing aneh itu menurut Naspianto diduga karena tidak memiliki hidung sehingga tidak bisa bernafas. (rfh)

Related posts

Liga Nasional Sepak Takraw Juli 2026, PB PSTI Bidik Talenta Terbaik dari Seluruh Indonesia

Bahan Baku Obat 80 Persen Impor, Komisi VI Desak Kemandirian Farmasi

Harga Telur Jatuh Anjlok, Komisi IV Desak BGN Borong untuk Menu MBG