Sambut Ramadan, IKS Berbagi Kasih dengan Anak Yatim Piatu dan Gelar Sunatan Massal

Ikatan Keluarga Siantar (IKS) melaksanakan bakti sosial sunatan massal dan memberikan santunan bagi anak yatim piatu, Minggu (21/3/2021). Foto/Ist

PEMATANGSIANTAR – Ikatan Keluarga Siantar (IKS) menggelar bakti sosial di Rumah Singgah, Lilis Suryani Daulay di Kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Siantar Martoba, Minggu (21/3/1).

Bakti sosial digelar dalam rangka berbagai kasih di tengah pandemi Covid-19 dan menyambut datangnya bulan Ramadan.

Bakti sosial, sunatan massal dan pemberian santunan bagi anak yatim piatu dipimpin langsung Ketua IKS, Ahmad Dani Daulay.

Acara dihadiri Dandenpom I/1 Pematangsiantar yang juga pembina IKS, Mayor CPM Binson Simbolon, tokoh masyarakat Lilis Suryani Daulay dan anggota DPRD Pematangsiantar, Andika Prayogi Sinaga dan Ketua PWI Pematangsiantar Surati.

Tokoh masyarakat Pematangsiantar, Lilis Suryani Daulay yang juga penasehat IKS berharap, sebagai organisasi kemasyarakatan IKS harus memiliki kepedulian sosial dan kehadirannya memberikan manfaat positif bagi masyarakat.

“Sebagai organisasi masyarakat IKS harus memiliki kepedulian sosial, membantu masyarakat Pematangsiantar sehingga keberadaannya bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Lilis.

Anggota DPRD Pematangsiantar Andika Prayogi Sinaga, mengapresiasi bakti sosial IKS di tengah pandemi Covid-19 dengan melaksanakan khitanan massal dan memberikan santunan bagi anak yatim piatu.

“Apa yang dilakukan IKS sebagai organisasi kemasyarakatan warga Pematangsiantar sangat bermanfaat positif bagi masyarakat. Apalagi di tengah pandemi Covid-19, ekonomi masyarakat terkena dampaknya,” sebut politisi Partai Hanura itu.

Pembina IKS, Mayor CPM Binson Simbolon mengharapkan kepada anak-anak yang dikhitan tetap menjaga kesehatan sehingga bisa segera beraktivitas kembali. (rfh)

Related posts

Bintara Muda Tewas Tak Wajar di Asrama, PKB: Polri Harus Transparan

DPR, Sengketa Lahan di Tanah Abang Harus Selesai Sebelum Rusun Subsidi Dibangun

2 Siswa di Gresik Jadi Korban Peluru Nyasar, Komisi I Desak TNI Lakukan Audit Investigasi