Usia muda merupakan waktu yang tepat untuk menghasilkan kreativitas. Generasi milenial saat ini dituntut untuk menghasilkan berbagai karya yang luar biasa mengikuti perkembangan zaman. Sebagian anak muda berprestasi bahkan bisa menginspirasi sesama generasi milenial lainnya.
Salah satu cara yang tepat adalah menyalurkan kemampuan dan bakat mereka sesuai dengan passion yang dimiliki. Seperti yang dilakukan oleh drg. Tjut Aqsha Annatasya. Tak hanya berprofesi sebagai dokter gigi, Gadis yang akrab disapa Acha ini juga punya berbagai profesi seru lainnya.
Anak kedua dari 3 bersaudara ini sejak kecil dikenal cerdas karena memiliki rasa keingintahuan yang tinggi dengan segudang pertanyaan. Acha lahir dan besar di daerah Bekasi. Tak disangka, tahun 2012 ia hijrah ke Aceh menjadi mahasiswi di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala, Aceh. Sosoknya yang ceria, ramah dan mudah bergaul membuat Acha memiliki banyak teman dan mampu beradaptasi dengan cepat di lingkungan baru.
Jauh dari orang tua tak membuat gadis yang akrab disapa acha ini home sick. Justru hal ini menjadi tantangan bagi Acha. Di sela kesibukannya kuliah, ia selalu mencari cara menghabiskan waktu dengan hal-hal positif.
Tahun 2013 Acha diterima sebagai penyiar radio OZ. Ini merupakan awal karir Acha terjun ke dunia MC.
“Aku ingin punya kegiatan yang fun dan bermanfaat, akhirnya coba apply di OZ radio, eh keterima dong. Banyak banget pengalaman yang aku dapetin selama jadi penyiar. Bisa mengasah kemampuan publik speaking, tambah wawasan dan ilmu serta punya banyak kenalan baru,” jelas Acha yang ketika itu mendapat jatah siaran malam dari jam 8 sampai 10.
Namanya pun mulai dikenal di kalangan generasi milenial Aceh. Gadis kelahiran 13 Mei 1994 ini juga sering diundang menjadi MC tuk berbagai acara di Aceh. Misalnya acara Aceh International Food Festival tahun 2017, Pekan Kebudayaan Aceh, Pesona Aceh Selatan, Aceh Art Festival, acara musik dan masih banyak lainnya.
Kemampuan dan keluwesan seorang master of ceremony atau MC tentu sangat mempengaruhi sukses atau tidaknya suatu acara sebab MC bertanggung jawab memandu acara dari opening hingga closing. Hal ini yang sangat diperhatikan Acha.
Dulu, ketika awal tampil memandu acara, gadis berumur 27 tahun ini sempat merasa gugup dan cemas. Pengalaman pertama Acha tampil sebagai MC yaitu memandu acara lomba anak TK. Ia pun punya kesan tersendiri.
“Jadi MC acara anak-anak menurut aku butuh effort lebih karena harus bisa merubah mood mereka. Anak-anak pada umumnya pasti malu-malu, takut, jadi aku harus bisa ciptain suasana asik supaya mereka mau komunikatif. Caranya aku menempatkan diri seolah-olah sepantaran sama mereka. Harus banyak becanda juga. Pokoknya jadi challenge banget deh buat aku waktu itu,” cerita Acha sambil tertawa.
Kini, setelah berbagai pengalaman sudah ia rasakan, acha pun semakin piawai tampil membawakan berbagai macam acara.
“Untuk memulai segala sesuatu harus dengan doa. Selanjutnya aku harus kuasai materi supaya gak mati gaya di atas panggung. Aku juga punya kebiasaan datang jauh lebih awal dari acara supaya bisa kenalin suasana dulu. Pokoknya harus modal nekat dan percaya diri,” tutur dokter gigi yang praktek di Kembang Dental Klinik dan Klinik Harapan Bunda Sentra Medika ini.
Tahun 2019, gadis yang bercita-cita ingin melanjutkan kuliah ke Jerman ini mendapat kesempatan bergabung bersama TVRI. Ia dipercaya tampil membawakan program “Saleum Kamoe”. Selama menjadi presenter, banyak pengalaman yang Acha dapatkan. Penggemar Tomyam ini juga senang karena bisa mengenalkan berbagai macam wisata Aceh kepada masyarakat luas. Supaya tidak mengganggu, waktu syuting tentu disesuaikan dengan jadwal kuliah.
“Kuliah tetap nomor satu dong. Biasanya aku kasih tau jadwalku kosong hari apa aja trus syutingnya langsung buat dua episode sekaligus. Sebisa mungkin antara kuliah dan karir harus seimbang,” pungkas Acha yang mengaku punya jadwal belajar khusus setiap habis shalat subuh.
Keluarga yang Selalu Memberikan Dukungan
Sebagai generasi milenial yang produktif, Acha layak dijadikan inspirasi. Di sela-sela kesibukannya menjadi presenter dan MC, gadis berlesung pipi ini juga sering tampil sebagai pembicara dan aktif memberikan kegiatan penyuluhan. Saat ini Acha juga aktif sebagai dosen muda di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala.
Wah generasi unggul Indonesia nih. Sudah cantik, berprestasi, dan gak pelit berbagi ilmu. (slyika)