PLN dan Pemprov Sumsel Bersinergi, Belasan Ribu Warga Desa di Sumsel Segera Nikmati Aliran Listrik

PALEMBANG – Lebih dari 15 ribu masyarakat pada tujuh desa di empat kabupaten provinsi Sumatera Selatan sebentar lagi bisa menikmati aliran listrik dari PLN. Pengerjaan pendistribusian listrik tersebut ditargetkan rampung pada Juni 2021 mendatang.
Direktur Regional Sumatera Selatan, Wiluyo Kusdwiharto mengatakan, belasan ribu warga atau tepatnya 15.004 masyarakat di empat Kabupaten yakni OKI, OKU Selatan, Banyuasin dan Muara Enim akan segera menikmati aliran listrik dari PLN.
“Untuk di Kabupaten OKI akan dialiri listrik di Desa Madura Kecamatan Sungai Menang, OKU Selatan di Desa Sinar Baru Kecamatan Buai Pemacak. Kemudian dua desa di Kabupaten Banyuasin dan tiga desa Kabupaten Muara Enim,” ujar Wiluyo saat audiensi bersama Pemprov Sumsel di ruang kerja Gubernur Sumsel, Senin (24/5/2021).
Dijelaskan Wiluyo, apa yang dilakukan pihaknya merupakan bentuk sinergi PLN dan Pemerintah Provinsi Sumsel. Dan diharapkan agar Pemprov Sumsel terus mendukung PLN dalam mengaliri listrik bagi masyarakat Sumsel.
“Kami mohon dukungan dari Gubernur terkait kelistrikan, sehingga kami dapat mengaliri listrik kepada masyarakat di Sumsel. PLN juga akan mendukung kebijakan Gubernur yang menginginkan seluruh Desa di Sumsel teraliri listrik 100 persen. Kami siap mendukung dan merealisasikan keinginan Gubernur tersebut,” ucap Wiluyo.
Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengapresiasi atas sinergi yang di lakukan oleh pihak PT PLN untuk mengaliri listrik bagi masyarakat di Sumsel. Apalagi Sumsel memliki sumber daya alam yang luar biasa sehingga dapat terkelola dengan baik, minimal untuk masyarakat Sumsel itu sendiri.
Seperti di Kecamatan Wahyu Mandiri Kabupaten OKI, kata Deru, kebutuhan listrik sangat penting bagi para tambak udang, karena kebutuhan listrik yang mahal menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang menelan biaya cukup mahal.
“Jaringan listrik di sana sangat dibutuhkan karena para petambak udang selama ini telah terbebani listrik bukan pakan. Kenapa mereka cuma berani panen 70 hari dan tidak berani 110 hari, hal itu karena biaya yang cukup mahal, dengan adanya listrik tentu panennya akan memiliki bobot yang baik. Jadi, saya minta sinerginya bagi pihak PLN, sehingga ada solusi untuk dapat mewujudkan Desa di Sumsel ini teraliri listrik 100 persen,” ujar Deru.
Selain itu, Deru juga mengajak PLN untuk menjadikan provinsi Sumsel sebagai daerah pengembang energi terbarukan di satu kota “Seperti di Pagaralam, artinya satu-satunya Kota menjadi energinya terbarukan. Jika ini terwujud, Sumsel akan menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia sebagai kota percontohan energi terbarukan,” jelasnya. (deansyah)

Related posts

Clash of Legends, Ajang Nostalgia Legenda Sepak Bola Dunia di Jakarta

Hendra Nikmati Peran Baru, Sabar-Reza Siap Berikan Kemampuan Maksimal

Muba Maju Lebih Cepat, Pekerja Rentan Muba Terlindungi