SEKAYU – Terlahir dengan kondisi tubuh yang tidak sempurna seperti anak-anak pada umumnya, Muhammad Zaitun (13) penyandang tuna daksa ini tidak minder dalam bergaul dan berkompetisi.
Memiliki semangat juara yang tinggi, itun, sapaan sehari-harinya, baru saja menyelesaikan pendidikan Sekolah Dasar ini ingin menjadi atlet renang propesional dan mengkoleksi medali emas.
Di rumah orang tuanya, tersirat dari senyum kecilnya yang khas itu, anak ke lima dari enam bersaudara ini begitu bahagia bisa lolos bergabung dengan NPC Kabuten Musi Banyuasin.
Selain bisa berenang gratis di kolam yang bagus, ia juga mendapat perlengkapan renang, dan terlebih lagi Bupati Muba Dodi Reza Alex memberinya uang pembinaan bulanan.
Saat ditanya harapanya ke depan, bocah yang berbicara cadel ini mengatakan akan serius dan disiplin latihan untuk menjadi yang tercepat di levelnya.
“Itun memang lambat jalan di darat tapi tercepat di air,” katanya mantap.
Itun merupakan salah satu atlet berpotensi yang dibina Dispopar Muba, menorehkan catatan waktu 52,47 detik 50 m gaya bebas dan 1,02 detik 50 m gaya dada putra.
“Aku nak jadi juaro biar biso sukses pecak Presiden Jokowi dan kalu menang duitnyo nak kubelike motor Roda empat untuk jalan jalan di Kota Sekayu seperti orang orang lain,” tuturnya. (noverta)