Keranjingan Nonton Film Porno dan Nggak Punya Otak, Duda Bertato di Sekayu Tega Garap Anak Kandung

Foto/Ilustrasi/Ist

SEKAYU – Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Musi Banyuasin menangkap HO, warga Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel).

Pria bertato ini ditangkap pihak Kepolisian karena telah tega mencabuli putri kandungnya, Z (10), yang masih di bawah umur. Setidaknya sudah 3 kali tersangka melancarkan aksi bejatnya tersebut.

Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya, melalui Kasat reskrim Polres Muba AKP Ali Rojikin mengatakan, pelaku mengaku telah melakukan aksi bejatnya tersebut sebanyak tiga kali di rumah yang menjadi tempat tinggal tersangka dan korban.

“HO ini adalah ayah kandung korban. Tersangka mengaku telah melakukannya (cabul) sebanyak tiga kali di rumah tersebut,” ujar Ali saat dikonfirmasi Selasa, (22/6/2021).

Dijelaskan Ali, tersangka HO tega mencabuli korban sebanyak tiga kali dengan cara memaksa korban, ditambah di rumah tersebut hanya ditinggali oleh mereka berdua karena ibu korban telah menikah lagi.

“Perbuatan pertama dilakukannya tanggal 11Juni 2021, selang dua hari berikutnya yakni tangga 13 dan 15 Juni 2020 tersangka mengulangi perbuatannya. Tersangka selalu melakukan hal itu setiap pagi jam 10.00 Wib. Saat diperiksa, tersangka juga mengaku tergiur dengan korban gara-gara menonton film porno sehingga timbul nafsu bejatnya,” ungkapnya.

Karena tidak tahan dengan perlakuan bejat sang Ayah, lanjut Ali, korban menghubungi ibunya untuk melaporkan perbuatan tersangka ke polisi.

“Aku tidak tahan lagi pak, jadinya saya cerita sama bibi. Setelah itu langsung mengajak ibu untuk melapor ke Polres Muba,” ujar korban.

Saat ini, pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Muba. Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 82 Jo Pasal 76E UU RI No 35 Tahun 2014 atas Perubahan UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan terancam pidana 15 tahun penjara. (deansyah)

Related posts

WNA Bermasalah Terungkap, DPR Minta Sistem Pengawasan Terpadu Segera Dibangun

PKB Desak Komdigi Perketat Pengawasan Film Digital Bermuatan Sensualitas

Komisi VI: Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Harus Transparan