Prabowo Bertarung Kembali ke Pilpres 2024?

Pada 14 juni 2024, Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia yaitu bapak Prabowo subianto datang dan angkat bicara dalam sebuah acara milik Master Dedy corbuzier, Acara tersebut merupakan sebuah Podcast yang di bawakan atau di host oleh Dedy corbuzier.

Ada juga tayangan beserta video tentang percakapan keduanya di channel youtube milik Dedy corbuzier. Setelah sekian lama perannya sebagai menhan  diminta untuk bicara tentang kegaduhan yang sedang terjadi akhir-akhir ini.

Menhan datang menyetujui undangan untuk percakapannya bersama Dedy Corbuzier. Dedy  langsung menanyakan tentang ketersediaanya untuk menerima permintaan Presiden Jokowi untuk mengisi menteri di bidang pertahanan.

Ia menjawab dengan tenang, mengapa menerima permintaan tersebut? Sebab pak Jokowi dan saya ini memiliki tujuan yang sama dalam kompetisi ini, yaitu menjadi Presiden Indonesia.

Namun perlu diingat menjadi presiden itu adalah pengabdian kepada masyarakat, kita berdua memiliki hal tersebut. Jadi, tidak ada salahnya menerima permintaan dari beliau karena tujuannya mulia yaitu untuk mengabdi kepada rakyat Indonesia, ya meskipun rasa kecewa itu tetap ada tapi itu rasa-rasanya itu hal yang wajar sebagai manusia. Ucap Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan Republik Indonesia.

Prabowo Subianto adalah sosok sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia karena capaian dan segala prestasi yang digenggam olehnya. Menhan ini tidak ragu dan tetap bersemangat bila menjalankan sesuatu untuk Indonesia, contohnya; saat ia diberitakan akan mencalonkan kembali pada pilpres 2024, ia sangat berantusias dan positif dalam menjawab hal tersebut.

Alasan Prabowo subianto menjadi salah satu calon yang dijagokan oleh sekian banyak orang karena ia memiliki latar belakang militer, agar menjadi harapan pemimpin seperti sosok pembangun Indonesia yaitu Ir. Soekarno.

Prabowo mengawali karier pada bidang Kemiliteran di TNI Angkatan Darat pada tahun 1974 sebagai letnan dua, ia pernah menjabat sebagai Komandan Kopassus pada tahun 1995. Ada juga jabatan selanjutnya yang ia genggam yaitu, Panglima Kostrad pada tahun 20 Maret 1998.

Sedikit mundur ke masa lalu, Prabowo Subianto bukan kali pertama dicanangkan menjadi Presiden Indonesia selanjutnya. Dia telah melewati berbagai macam proses untuk maju dalam pilpres demi pengabdiannya kepada masyarakat Indonesia. Pada pilpres 2009 ia maju menjadi cawapres mendampingi Megawati Soekarnoputri.

Kemudian pada pilpres 2014, Prabowo naik tingkat menjadi capres didampingi Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) saat itu Hatta Rajasa. Lalu pada pilpres tahun 2019 tidak berputus asa dalam melaksanakan tekadnya, ia kembali mencalonkan kembali menjadi capres 2019 dengan menggandeng cawapres Sandiaga Salahudin Uno.

Dari segi kekuatan Prabowo. Pertama, sekarang ini sedang menjabat menhan dalam kabinet yang dipimpin oleh rivalnya dalam pilpres sebelumnya Jokowi, maka dari itu dapat dipastikan beliau akan lebih memahami situasi kenegaraan Indonesia.

Prabowo juga memiliki jabatan penting dalam kursi partainya yaitu sebagai Ketua Dewan Pembina sekaligus Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA). Adapun hal lainnya yang akan memperkuat kemenangan Prabowo bila mencalonkan kembali sebagai capres di tahun 2024 yaitu, beliau digadang-gadangkan akan maju bersama Puan Maharani dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Mengingat partai PDIP ini memiliki elektabilitas yang tinggi pada pilpres sebelumnya, maka ini akan menjadi perkawinan partai politik yang sangat kuat dari keduanya untuk meraih suara yang banyak dari masyrakat.

Puan Maharani yang di isukan bakal menjadi cawapres dengan Prabowo sebagai capresnya ini dirasa sangat rasional untuk maju pada pilpres 2024, karena melihat dari latar belakang Puan Maharani juga diantaranya.

Lembaga Parameter Politik Indonesia menyebut Prabowo memiliki elektabilitas tertinggi sebagai calon presiden. Diketahui, lembaga survei Parameter Politik Indonesia merilis hasil survei elektabilitas capres.

Prabowo di urutan tertinggi diikuti Ganjar Pranowo. “Data elektabilitas calon presiden menunjukkan Prabowo Subianto masih memimpin dengan 18,3 persen, disusul Ganjar Pranowo 16,5 persen dan Anies Baswedan 15,1 persen,” ujar Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno dalam diskusi daring, Sabtu (5/6/2021). 

Survei digelar pada 23-28 Mei 2021 dengan metode telepolling menggunakan kuesioner. Jumlah sampel sebanyak 1.200 responden dengan metode simple random sampling dari 6.000 nomor ponsel.

Dan inilah beberapa hal tentang Bapak Prabowo Subianto Djojohadikusumo. Ia adalah pria kelahiran Jakarta, 17 Oktober 1951. Beliau merupakan anak dari pasangan  Soemitro Djojohadikusumo dan Dora Marie Sigar.

Ia anak ketiga dari empat bersaudara. Kedua kakaknya perempuan; Biantiningsih Miderawati dan Maryani Ekowati, dan satu adik laki-laki yaitu Hashim Djojohadikusumo. Pada usia 19 tahun, Prabowo memutuskan untuk masuk pendidikan di Akademi Militer Nasional (AMN) di Magelang, Jawa Tengah.

Padahal sebelumnnya, ia sudah diterima kuliah di University of Colorado dan George Washington University, Amerika Serikat. Prabowo lulus di AMN pada tahun 1974. Dua tahun kemudian, ia bergabung dengan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Angkatan Darat.

Di satuan inilah yang membesarkan namanya. Ia mulai jadi komandan Peleton Para Komando Group-1. Puncaknya ia menjadi orang nomor satu di Kopassus pada tahun 1996-1998. Apalagi saat itu mertuanya Soeharto sebagai Presiden RI. Karier militernya terus meningkat menjadi Panglima Kostrad pada tahun 1998.

Sosok Prabowo sangat dihormati di Indonesia, dengan segala prestasi yang diraihnya dan jabatan militer yang pernah ia duduki. Penulis melihat Prabowo sosok pemimpin yang diinginkan oleh masyarakat Indonesia, pemimpin yang tegas dan punya wibawa serta integritas yang tinggi.

Beliau dirasa sudah sangat memenuhi jika mencalonkan kembali jadi capres 2024. Jika beliau terpilih pada pilpres mendatang di tahun 2024, penulis yakin bahwa beliau akan menjadi sosok pemimpin yang tegas yang bisa menjadi figure bagi masyarakatnya sebagai warga negara Indonesia dan juga dapat membawa Indonesia maju ke arah yang lebih baik lagi.

Bila mana ia terpilih suatu saat menjadi Presiden Republik Indonesia, beliau akan memberikan jaminan kesehatan yang layak dan menyeluruh, menambahkan daya beli masyarakat dan menaikan upah buruh, menghapuskan system perbudakan berkedok outsourching, menciptakan lapangan pekerja dan mengurangi porsi tenaga kerja asing (TKA), kekayaan alam Indonesia akan kembali ke pangkuan anak negeri. (sumber; 10 perubahan yang akan dilakukan Prabowo, pilpres 2019)

Kesimpulannya, pilihan untuk maju menjadi capres 2024 ini tidak diragukan lagi setelah mendengar jawaban atas pertanyaan tersebut dalam podcastnya bersama Dedy Corbuzier, beliau masih memiliki semangat dan hasrat yang tinggi untuk mengabdi kepada masyarakat.

Dengan segala pengalaman dan pemahaman tentang bernegara selama hidup di Indonesia, figur Prabowo Subianto menjadi sosok yang kuat sebagai pemimpin yang berjiwa nasionalis dan patriotis bagi bangsa Indonesia.

Akbar Nurizki

Mahasiswa Digital Public Relations Fakultas Komunikasi & Bisnis Telkom University

Related posts

Bareskrim Mabes Polri Digedor Pasar Pramuka

Industri Baja Nasional di Persimpangan Jalan

Jalan Rusak Janji Mulus, Catatan Duka dari Aek Nabara