SIMALUNGUN – Humas Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Simalungun, Akmal Siregar mengatakan, sesuai data yang diterima pihaknya dari rumah sakit dan kecamatan setiap harinya selama periode 18-25 Juni 2021, jumlah yang meninggal terkonfirmasi mencapai 13 orang.
” Memang benar dari data yang diterima Satgas Covid-19 hampir setiap hari meninggal terkonfirmasi,” sebut Akmal.
Dari data yang diperoleh, lonjakan kematian terkonfirmasi terjadi antara tanggal 19 hingga 22 Juni 2021, dengan jumlah kematian antara 2 hingga 4 orang perhari.
Wakil ketua DPRD Simalungun, Sastra J Sirait berharap, peningkatan kematian pasien Covid-19 menjadi perhatian serius Bupati Simalungun Radiapoh H Sinaga.
” Saya bermohon supaya Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, tidak main-main dengan tingginya angka kematian terkonfirmasi Covid 19,” ujar Sastra.
Bupati selaku Ketua Satgas Covid-19, jelas dia, harus memperketat pengawasan penerapan PPKM mikro dan turun tangan menjalankan aturan sesuai arahan Mendagri Tito Karnavian pada pengukuhan Dewan Pengurus Asosias Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) periode 2021-2026 di Bali tanggal 21 Juni 2021 lalu.
“Dari pengamatan saya penerapan PPKM masih belum optimal karena kerumunan massa seperti kegiatan Pemkab Simalungun, termasuk rapat-rapat di kantor bupati masih berlangsung. Padahal gubsu juga sudah menerbitkan instruksi supaya diterapkan 50% Work From Home (WFH) dan 50 % pagi Work From Office (WFO),” tandasnya. (rfh)