MAKASSAR – Kepala Rudenim (Rumah Detensi Imigrasi) Makassar terima sertifikat Pencatatan atas Ciptaan Aplikasi E-Motion (Electronic Immigrant Mobile Administration) yang launching pada 16 Juli 2021.
Dalam rangka perlindungan ciptaan di bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra berdasarkan Undang Undang Nomor 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta, Alimuddin mendaftarkan Aplikasi E-Motion ke Direktur Jenderal kekayaan Intelektual pada tanggal 23 Juni 2021 melalui Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan.
Dua hari berikutnya, pada 25 Juni 2021 sertifikat pencatatan e-Motion telah terbit.
Alimuddin mengatakan, Aplikasi E-Motion bertujuan untuk memudahkan sebanyak 1.624 jiwa pengungsi luar negeri yang berada di Kota Makassar, dalam hal : pelaporan bulanan, pencetakan kartu identitas pengungsi, pengaduan pengungsi dan monitoring proses administrasi pengungsi.
Selain memudahkan pengungsi, Alimuddin menambahkan, E-Motion menjadikan pelaksanaan fungsi pengawasan keimigrasian terhadap pengungsi dari luar negeri yang berada di Kota Makassar lebih efektif dan efisien.
“Setiap bulan pengungsi wajib lapor diri ke Rudenim Makassar, dengan aplikasi ini silahkan pengungsi lapor mandiri melalui aplikasi. Namun, lapor tersebut hanya dapat dilakukan di Kota Makassar karena admin melakukan penguncian lokasi,” ujar Alimuddin.
Alimuddin menambahkan, penguncian lokasi akan memudahkan petugas dalam memantau keberadaan pengungsi sebagai wujud pelaksanaan fungsi pengawasan, juga kontak petugas secara langsung dengan pengungsi dapat diminimalisir untuk pencegahan potensi penularan covid-19.
Terpisah, Kepala Divisi Keimigrasian Dodi Karnida mengapresiasi kerja keras Kepala Rudenim Makassar beserta tim sehingga Aplikasi E-Motion dapat lahir.
“Saya bersama jajaran keimigrasian dan insan pengayoman lainnya di Sulawesi Selatan tentu saja bangga atas karya agung ini. Karya ini juga pasti akan mengangkat nama baik Imigrasi dan Kemenkumhan di hadapan masyarakat, stake holder lain dan oleh karenanya saya memberikan apresiasi yang tinggi atas kerja keras Karudenim beserta timnya yang solid,” ucap Dodi. (dk)