Tembok PPU Katolik Parapat Ambruk, 3 Tewas Tertimpa Material Bangunan

Warga dan polisi serta tim gabungan berupaya mengevakuasi korban yang tewas dan luka akibat tertimpa tembok PPU Katolik Parapat yang rubuh, Senin (26/6/2021). Foto/Ist

PARAPAT – Tembok penahan yang sedang dibangun setinggi 2-3 meter di Pusat Pembinaan Umat (PPU) Katolik di Jalan Josep Sinaga, Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, rubuh, Senin (28/6/2021).

Tiga orang dikabarkan tewas di lokasi kejadian.

Informasi yang diperoleh, ketiga korban yang tewas adalah penumpang mobil Toyota Avanza dan pengendara motor yang kebetulan melintas dari lokasi kejadian.

Pihak Polsek Parapat yang dikonfirmasi melalui Kepala Seksi Humas Aiptu B Tambunan mengatakan, polisi dan tim gabungan dibantu masyatakat masih berusaha mengevakuasi para korban hingga siang ini.

“Penyebab tembok rubuh belum diketahui, namun kejadian diperkirakan pukul 09.30 WIB, dan ada korban tewas diperkirakan 3 orang. Informasi detail nanti disampaikan,” ujar Tambunan.

Korban tewas, menurut Tambunan, terjepit di dalam mobil akibat tertimpa material tembok begitu juga pengendara motor.

Camat Girsang Sipanganbolon Josua M Simaibang mengatakan, pihaknya sudah menerima informasi tersebut. Namun, belum mengetahui kondisi di lapangan karena sedang rapat di DPRD Simalungun.

“Sudah dapat informasi, namun saya tidak tahu kondisi di lapangan karena lagi rapat di DPRD Simalungun,” ujar Josua. (rfh)

Related posts

DPR: Mimpi Rel Aceh-Lampung Harus Dibangun dengan Peta Jalan Realistis

FSP ASPEK Indonesia Kecam Pengusaha Media yang Persulit Pembayaran Pesangon Pekerja Korban PHK

DPR Dukung Imunisasi Syarat SPMB, Tapi Hak Pendidikan Anak Harus Tetap Dijamin