Hari Ketiga PPKM Darurat, Gus Muhaimin Sidak Pasar dan Mal

Hari Ketiga PPKM Darurat, Gus Muhaimin Sidak Pasar dan Mal. Foto/Ist

JAKARTA – Memasuki hari ketiga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Wilayah Jawa-Bali, Ketua Tim Pengawas Penanggulangan Bencana Covid-19 DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) melakukan inspeksi mendadak (sidak) pasar dan mal di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel).

Pasar pertama yang disidak Gus Muhaimin adalah Pasar Santa Modern di wilayah Kebayoran Baru, Jaksel. Sedangkan lokasi kedua adalah Pasific Place, Kebayoran Baru, Jaksel.

Gus Muhaimin menyatakan, dirinya sengaja melakukan sidak guna memastikan kesiapan dan ketaatan seluruh masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan dalam melaksanakan aktivitas ekonomi di pasar.

Hal ini dimaksudkan agar perekonomian di tengah pandemi bisa tetap berjalan. ”Supaya perekonomian ini bisa berjalan kuncinya adalah masyarakat harus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan sesuai imbauan pemerintah,” katanya, Senin (5/7/2021).

Dirinya meminta kepada para pedagang agar di lapak tempat berjualan diberi penyekat atau garis pembatas agar tidak berinteraksi terlalu dengan para pembeli.

Selain itu, Gus Muhaimin juga meminta kepada para pedagang makanan untuk tidak melayani makan di tempat melainkan harus dibungkus guna menghindari kerumunan yang dapat menimbulkan terjadinya penyebaran virus corona.

Dia juga mengimbau manajemen pasar serta aparat pemerintahan setempat untuk selalu aktif turun ke masyarakat guna memantau penerapan prokes selama pemberlakuan PPKM Darurat.

“Secara garis besar semua pedagang di dua pasar yang saya sidak sudah menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Harapan saya itu berlanjut terus bukan saja saat PPKM ini, tapi seterusnya begitu,” jelasnya. (abd)

Related posts

Dugaan Rasisme di EPA, Erick Thohir Minta I-League dan Klub Liga Tegakkan Sikap Saling Hargai dan Empati

Bintang Akbar Jadi Flagbearer Tim Indonesia di Opening Ceremony Asian Beach Games 2026

Peluncuran 100 CTFP Happiness Golden Hope di Tengah Tanah Bergerak, 6 Kartini Bantargadung Hadirkan Harapan