Datangi Warga Gesya Residence di Batam , Ini yang Dilakukan Ditreskrimum Polda Kepri

Ditreskrimum Polda Kepri Sambangi Warga Gesya Residence di Batam , Ada Apakah?. Foto/Beritaind/GIT

BATAM – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri turun langsung ke pemukiman masyarakat.

Kali ini bukan untuk mengidentifikasi kejahatan, namun untuk memberikan pelayanan Vaksinasi COVID-19 untuk masyarakat.

Kali ini, masyarakat yang divaksin adalah warga perumahan Gesya Residence, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam.

Antusias warga sangat tinggi untuk mengikuti vaksinasi yang digelar bersama Biddokkes Polda Kepri.

Vaksinasi yang dilakukan Ditreskrimum Polda Kepri bersama Biddokkes ini sangat efektif menurut salah satu masyarakat peserta vaksinasi karena digelar langsung di perumahan mereka.

“Ini sangat memudahkan kami untuk vaksinasi, tidak perlu jauh-jauh karena Bapak Polisi yang datang kesini untuk melakukan vaksinasi,” kata Erna salah satu masyarakat peserta vaksinasi, Rabu (7/7/21).

Sementara itu, Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadirreskrimum) Polda Kepri AKBP Ruslan Abdul Rasyid mengatakan, ada sekitar 150 orang warga perumahan Gesya Residence yang dilayani memberikan vaksinasi.

“Kali ini Direktorat Reserse Krriminal Umum bersama Biddokkes Polda Kepri menjemput bola langsung ketengah masyarakat untuk memberikan pelayanan vaksinasi kepada warga yang belum divaksin,” ujarnya.

Ditambahkannya, vaksinasi yang diberikan merupakan gelombang pertama. Nantinya setelah 28 hari warga perumahan Gesya Residence akan kembali divaksinasi tahap ke II di tempat yang sama.

Vaksinasi yang dilakukan berdasarkan perintah langsung Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo untuk memberikan vaksinasi 1 juta masyarakat dalam sehari guna membantu pemerintah untuk menghambat penyebaran COVID-19.

“Kegiatan ini akan kita lakukan setiap hari ditengah masyarakat. Jadi kita yang jemput bola, mendatangi warga yang belum divaksin,” pungkasnya. (git)

Related posts

Sepak Takraw Diperkenalkan ke Pelajar SD di Jakarta Barat, PSTI Fokus Pembinaan Atlet Usia Dini

Komunitas Salihara Arts Center – Grup Tari Asal Taiwan, Hadirkan Islands sebagai Dialog Tubuh dan Identitas 

Hasil Piala Thomas 2026 Sejarah Kelam yang Mengecewakan, Taufik Hidayat: PBSI Evaluasi Menyeluruh