JAKARTA – Wajah Maruli Tampubolon sempat menghiasi Times Square, New York berkat lagu terbarunya “Never Stand Alone” di penghujung tahun lalu. Kini, penyanyi, aktor, sekaligus pengacara muda ini kembali membuat prestasi. Lelaki berusia 34 tahun ini baru saja dilantik menjadi Ketua Bidang Hukum dan Perundang-undangan KKIP, Rabu (14/6), di Kantor KKIP, Jakarta Pusat.
Maruli menyebut jika jabatan yang diembannya saat ini merupakan sebuah tugas yang terhormat dan akan dia jalankan dengan sepenuh hati.
“Di luaran sana orang mengenal saya penyanyi dan pemain film. Hal Ini merupakan hobi yang jadi profesi dan saya geluti semuanya dengan sungguh-sungguh. Ketika ada penawaran seperti ini, saya akan menjalankan sepenuh hati dengan segenap kekuatan. Saya yakin semua kekuatan itu datangnya dari tuhan,” tutur Maruli.
Putra pengacara terkenal Juan Felix Tampubolon ini juga mengajak generasi milenial untuk giat berproduktivitas agar bisa menjadi sukses meskipun tengah berada di tengah situasi pandemi seperti ini.
“Saya mengajak masyarakat yang muda untuk terus berkarya dengan multi talenta yang sudah tuhan berikan. Tuhan titipkan kekuatan itu jadi kalau kita gak asah, lalu malas untuk bergerak maka akan jadi sia-sia. Kita harus menjadi produktif dalam hidup. Ketika kita memilih hidup dalam comfort zone maka kita akan menjadi lemah, malas bergerak sehingga tidak menjadi produktif. Ketika kita terus bergerak dan terus mencoba berbagai oportunitis maka akan menjadi peluang untuk menjadi sukses. Hal ini merupakan bagian dari investasi untuk belajar dan suatu hari kita akan menuai manfaatnya berupa ilmu supaya lebih bijak baik dan lebih dewasa,” ungkap lelaki berdarah Batak ini.
Semakin bertambahnya kesibukan dan aktivitas yang padat, apakah Maruli akan mundur dari dunia musik?
“Gak juga, weekend kan masih bisa nyanyi, atau bisa rekaman. Sekarang setelah rekaman bisa ditaruh di digital platform dan semua orang bisa menikmati secara gratis atau berbayar. Sekarang sudah banyak aplikasi dan tinggal download saja. Sebagai musisi, kita harus ada different approach terhadap dinamika yang terjadi di era milenial. Saya akan terus berkarya,” tuturnya. (slyika)