JAMBI – Jika berwisata Kota Jambi, jangan lupa berkunjung untuk melihat pesona Gentala Arasy. Menara jam yang menjadi salah satu ikon Kota Jambi ini dibangun di kawasan cagar budaya Kota Jambi Seberang yang menjorok ke Sungai Batanghari, tepatnya di Kelurahan Arab Melayu, Pelayangan. Memiliki tinggi 80 meter, penampakan menara Gentala Arasy terlihat tinggi menjulang, kokoh sekaligus megah. Apalagi menara dengan warna hijau dan kuning yang menarik ini terletak di depan Jembatan Pejalan Kaki.
Secara umum, dilihat dari arsitektur bangunan menara Gentala Arasy kuat dengan karakter Melayu dan Islam (Arab). Keistimewaan jembatan ini merupakan jembatan khusus pejalan kaki terbesar di Indonesia. Modelnya seperti jembatan gantung dengan dua tiang penyangga namun konstruksinya menggunakan beton.
Jembatan ini juga menghubungkan pasar lama Jambi yang ramai dengan aktivitas masyarakat dengan Museum Gentala Arasy serta terlihat penduduk di seberang sungai Batanghari. Dengan adanya jembatan ini interaksi masyarakat antar dua wilayah yang dipisahkan oleh sungai saling terhubung dan meningkat aktivitasnya.
Jembatan ini menjadi ikon kota Jambi karena selama ini tidak ada obyek wisata yang layak dikunjungi di Kota Jambi. Lalu, Nama Gentala Arasy sendiri mengandung unsur filosofis, yaitu sebuah menara untuk mengingat tempat tertinggi. Di puncak menaranya juga terdapat jam di keempat sisinya yang juga berfungsi sebagai penunjuk waktu sholat untuk umat.
Di lantai dasar menara ini terdapat museum yang menceritakan tentang sejarah perkembangan agama islam di Kota Jambi. Terdapat 100 koleksi fakta peninggalan sejarah yang dapat kita nikmati. Selain itu, ada juga fasilitas bioskop mini yang berisi bermacam tayangan budaya di bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Terdapat juga sebuah lift yang dapat membawa pengunjung untuk menikmati pemandangan indah Kota Jambi dan sekitarnya dari ketinggian 25 meter.
Di sekitar area menara ini, wisatawan dapat berbelanja. Mulai dari batik, kain tradisional dengan motif khas Jambi, serta aneka jajanan seperti jagung bakar dan minuman dapat kita temukan. Kita juga bisa menyusuri Sungai Batanghari dengan perahu dan melihat indahnya matahari terbenam dari atas jembatan. (theo)