Beren Olivia Rilis EP Perdana Berjudul Early Hours of The AM

JAKARTA – Musisi pop pendatang baru Beren Olivia hari Jumat lalu merilis EP perdananya ‘Early Hours of The AM’. Diproduseri oleh Dylan Bauld, produser yang telah berkolaborasi dengan Halsey, EP perdana Beren menampilkan lima lagu termasuk tiga lagu yang telah ia rilis yaitu “Hurt Again” dan “Red Ripped Sweater”. Sejak debut tahun lalu, Beren telah mengumpulkan lebih dari 5 JUTA stream, menjadikannya sebagai salah satu musisi asal Inggris yang patut diikuti perkembangan karirnya.

Mengenai title track “Early Hours of the AM” yang dirilis bersamaan dengan EP perdananya, Beren mengatakan, “Lagu Early Hours of the AM adalah sebuah lagu lantai dansa yang bernuansa sedih dan menceritakan tentang momen setelah hubunganmu telah berakhir di mana kita mengakui betapa hancurnya kita. Bayangkan saat kita sedang menghabiskan waktu dengan teman-teman kita, memasang wajah yang gembira di depan mereka dan di media sosial. Namun sesampai di rumah, kita langsung menangis di lantai dapur sambil memakan pizza dan air mata mengalir di wajah seraya make-up-mu luntur.”

Musik Beren merangkum pengalaman sebagai anak muda yang mulai melewati berbagai masalah dalam hidup dan “Red Ripped Sweater” menjadi tambahan dalam koleksi lagu-lagu khas Beren yang sangat relatable. Meski debut pada tahun 2020 lalu, musisi 22 tahun itu telah meraih lebih dari 5 juta stream secara independen melalui sejumlah single yang mendapat dukungan dari BBC Radio 1 dan Clash yang menyebut musik Beren menyegarkan.

Melewati suka dan duka masa remajanya yang ia habiskan untuk merintis karir dalam dunia renang, Beren tahu betul arti kerja keras dan pengorbanan. Di waktu yang sama, kesempatan untuk mengejar dunia akting terbuka untuknya. Namun pada suatu hari ia memutuskan untuk mengikuti kata hatinya untuk bermusik. Beren jatuh cinta dengan kekuatan storytelling saat sebuah buku puisi milik keluarganya diturunkan kepada Beren. Ia belajar bermain gitar secara otodidak di umur 13 tahun dan ia pun menyadari bahwa musik adalah jalan hidupnya. Biji yang ia tanam mulai ia semai dan saat ini Beren telah menempatkan dirinya sebagai salah satu musisi pendatang baru dari Inggris yang patut diperhitungkan.

Talenta Beren dalam menulis lagu menjadi kekuatannya, namun persona online-nya yang dekat dengan keseharian kita memenangkan hati banyak orang di seluruh dunia. Beren telah mendapatkan dukungan di penjuru Asia. Daftar 15 negara di dunia yang paling sering memainkan musiknya secara digital turut diisi oleh Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Hong Kong. (shan)

Related posts

Investasi Rp1,2 Miliar, Shindy Rampungkan Transformasi Total Lewat Body Contouring di Klinik Skizzle

Indra Adhari, Momen Hari Musik 2026 Rilis Lebaran Telah Tiba

Marizka Juwita Rehat Nyanyi Saat Ramadhan, Fokus Ibadah dan Bikin Lagu Baru