JAKARTA – Layanan psikologis dan kesadaran kesehatan mental Ad Familia Indonesia, Jumat dan Sabtu (15-16/10) mengadakan pelatihan konseling online 2021 Batch II Level 1 via zoom dengan diikuti 20 peserta dari beragam usia (minimal 18 tahun), profesi dan pendidikan yang ingin menjadi konselor terlatih.
Pelatihan Konseling yang terdiri dari 3 level ini membekali peserta dengan dasar-dasar psikologi perkembangan, kepribadian, dan keterampilan dasar konseling. Dengan diselenggarakan pelatihan ini, diharapkan semakin banyak orang dan keluarga bisa mendapatkan akses terhadap konseling.
Pelatihan Konseling AFI (PKAFI) merupakan pelatihan yang digagas serta dilakukan oleh Ad Familia Indonesia sejak tahun 2013 sampai sekarang dan merupakan kedua kalinya yang diselenggarakan secara daring.
Direktur operasional AFI, Dr. Mona Sugianto, M.Psi., Psikolog, sebagai pemberi materi pertama menjelaskan jika pelatihan konseling ini merupakan respon akan keprihatinan terhadap beberapa hal. Di antaranya, meningkatnya angka kehancuran keluarga, kasus gangguan cemas dan gangguan depresi serta bunuh diri. Ditambah lagi dengan terbatasnya tenaga profesional konselor, psikiater, dan psikolog klinis yang bisa diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Selain itu pandemi Covid-19 juga menjadi salah satu penyebab penderitaan besar sejak Maret 2020 yang berdampak kepada semua sektor kehidupan.
Di hari pertama, Jumat (16/10), Psikolog klinis, Dr. Mona Sugianto, M.Psi., Psikolog, bersama teamnya yang terdiri atas sejumlah psikolog klinis dan konselor senior, mengangkat tema besar level 1 yakni “Mengenal Saya dan Sesama (Psikologi dan Life Course Perspective/ LCP)” dengan rincian materi pembukaan pelatihan konseling mengangkat pentingnya human connection.
Pada sambutannya, Psikolog Klinis yang juga penulis ini mengajak para peserta untuk jeli melihat penderitaan di sekitar dengan kaca mata welas asih. Mengaitkan dengan fenomena VUCA, yaitu fenomena yang menggambarkan situasi dunia, dunia yang kita hidupi sekarang, dimana perubahan begitu sangat cepat, tidak terduga, dipengaruhi oleh banyak faktor yang sulit di control dan kebenaran serta realitas menjadi sangat subjektif. VUCA merupakan ciri dari abad ke 21 dan merupakan issue besar problem keresahan global, juga kesehatan mental diantaranya loneliness (kesepian), berasa asing dengan diri sendiri dan kurangnya rasa peduli pada lingkungan (emphaty).
Sesi pelatihan pun dilanjutkan dengan materi kedua bertajuk “Life Course Perspective (LCP)”. Pelatihan hari pertama yang dilaksanakan pukul 08.00 – 15.00 WIB ditutup dengan topik psikologi perkembangan.
Selanjutnya, pembekalan di hari kedua, Sabtu (17/10) masih dengan waktu yang sama, yaitu pukul 08.00 – 15.00 WIB, peserta mendapat materi psikologi kepribadian dan tajuk kesadaran kesehatan mental yang ditutup dengan proyek individu.
Diharapkan peserta menjadi terlatih dan terampil untuk bisa mengenal diri (self awareness) dan berkontribusi pada sesama untuk lebih bisa mendengarkan (bukan hanya menuntut didengarkan) dan juga memahami (bukan hanya menuntut dipahami), serta menjadi ‘sesama’ (bukan pemangsa) bagi manusia lainnya.
Info seputar pelatihan konseling Ad Familia dapat kalian update melalui Instagram @adfamilia_ind, dan bagi kalian yang ingin mengikuti pelatihan konseling Ad Familia, dapat langsung menghubungi WA 08118122938 / 0817133238. (sinse_novi)