Miliki Konsep Diri Positif Agar Semakin Jatuh Cinta Pada Sosok di Depan Cermin

Foto/Facebook.com

SAAT dunia digital begitu gaduh dan bising

Di dunia nyata, sering kali diri merasa acuh dan asing

Tidak hanya pada sesama seringnya pada keutuhan diri sebagai manusia

Antara energi, batin dan tubuh seperti ada jarak yang membuat jauh

Padahal 24 jam dihabiskan bersama, tapi jarang menyapa

Dan ketika diri sulit bahagia, gundah gulana mulailah menyoal, salah siapa. Cobalah bercermin, lalu mulailah bertanya pada sosok persis di depan sana

Meskipun interaksi dan relasi (hubungan) yang kita miliki dengan orang lain itu penting, namun sebaiknya sadari bahwa prioritas yang utama adalah membangun hubungan yang baik dengan diri kita sendiri.

Ribuan quote mengingatkan hal ini. Apabila hubungan cinta mendalam dengan diri sendirilah sebagai yang utama jalannya menjemput rezeki kesehatan, kesejahteraan dan berkelimpahan jasmani, rohani dan energi (insya Allah). Langkah awal dari kesuksesan itu adalah harus memahami diri dan kualitas diri.

Memahami diri dan kualitas diri merupakan hal yang sangat penting dalam meningkatkan mutu kehidupan. Singkatnya hard ware seseorang akan bisa optimal dan maksimal apabila dimulai dari up grade dan reset softwarenya.

Banyak ahli berpendapat, langkah awal adalah dengan merubah mind set untuk mau memahami diri dan juga kualitas diri, perlu adanya pembentukan konsep diri atau yang dikenal dengan istilah self concept.

Apa itu self concept dan sejauh mana kita harus memahami konsep diri kita (self concept)? Self concept atau konsep diri adalah cara dan sikap seorang individu dalam memandang dirinya sendiri secara keseluruhan (holistik) meliputi aspek fisik maupun psikis, seperti mengenal karakteristik individu itu sendiri, perilaku (behaviour), kemampuan/kapasitas diri, dan sebagainya. Tak hanya mencakup kekuatan diri, tetapi juga menerima kelemahan dan kegagalan yang ada pada dirinya.

Sebagai contoh, seseorang yang menganggap bahwa dirinya memiliki kemampuan untuk mengatasi masalah yang dihadapinya, akan membentuk self concept yang baik atau positif pada dirinya. Namun, sebaliknya, seseorang yang menganggap bahwa dirinya tidak mampu atau dalam artian pesimis sebelum mencoba, akan terbentuk citra diri yang negatif pada dirinya.

Pengertian Konsep Diri /Self Concept dari Para Ahli
Untuk memahami pengertian self concept secara mendalam, berikut akan diberikan pengertian dari beberapa ahli di bawah ini.

William D. Brooks (Jalaluddin Rakhmat, 2007: 99) mendefinisikan konsep diri sebagai “those physical, social, and psychological perceptions of ourselves that we have derived from experiences and our interaction with others”. Konsep diri adalah pandangan dan perasaan kita tentang diri kita sendiri. Persepsi ini bisa bersifat psikologi, sosial, dan fisik. Persepsi yang bersifat psikologi misalnya pandangan mengenai watak sendiri. Persepsi yang bersifat sosial misalnya pandangannya tentang bagaimana orang lain menilai dirinya. Persepsi yang bersifat fisik misalnya pandangan tentang penampilannya sendiri.

Sedangkan Anita Taylor (Jalaluddin Rakhmat, 2007: 100) mendefinisikan konsep diri sebagai “all you think and feel about you, the entire complex of beliefs and attitudes you hold about yourself”. Konsep diri meliputi apa yang kita pikirkan tentang diri kita sendiri dan yang kita rasakan tentang diri kita sendiri.

Sementara Calhaoun dan Acocella (M. Nur Ghufron dan Rini Risnawati S, 2012: 13-14) mendefinisikan konsep diri sebagai gambaran mental diri seseorang.

Menyusul Hurlock menyatakan bahwa konsep diri merupakan gambaran seseorang mengenai dirinya sendiri yang merupakan gabungan dari keyakinan fisik, psikologis, sosial, emosional aspiratif, dan prestasi yang mereka capai.

Lalu ada Burn yang mendefinisikan konsep diri sebagai kesan terhadap diri sendiri secara keseluruhan yang mencakup pendapatnya terhadap diri sendiri, pendapat tentang gambaran diri di mata orang lain, dan pendapatnya tentang hal-hal yang dicapai.

Selain pendapat ahli di atas ada pula Buss (Asip F. Hadipranata, dkk, 2000: 74) menyatakan bahwa konsep diri diartikan sebagai gambaran keadaan diri sendiri yang dilakukan seseorang terhadap dirinya sendiri. Pendapat dari Arndt mengatakan bahwa konsep diri merupakan konsep seseorang mengenai keseluruhan tentang dirinya sendiri, baik dari segi kejasmanian maupun psikisnya.

Menurut Hendra Surya (2007: 3) mengatakan bahwa konsep diri adalah gambaran, cara pandang, keyakinan, pemikiran, perasaan terhadap apa yang dimiliki orang tentang dirinya sendiri yang meliputi kemampuan, karakter diri, sikap, perasaan, kebutuhan, tujuan hidup, dan penampilan diri.

Diantara begitu banyaknya definisi dari para ahli, semua sepakat konsep diri ini sangat dipengaruhi oleh gabungan keyakinan karakter fisik, psikologis, sosial, aspirasi, prestasi, dan bobot emosional yang menyertainya.

Berdasarkan beberapa pengertian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa konsep diri adalah gambaran, pandangan, pikiran, perasaan, mengenai diri sendiri dan pandangan diri di mata orang lain yang meliputi keyakinan fisik, psikologis, sosial, emosional, dan prestasi yang mereka capai.

Sederhananya, untuk membangun keterampilan memiliki konsep diri positive mulailah dengan mencintai diri sendiri (self love). Serius, self love merupakan langkah pertama, awal untuk mendapatkan hidup yang lebih baik dna bahagia yang lebih sering.

Mencintai diri sendiri tidak berarti egois. Mencintai diri sendiri adalah fondasi untuk membangun sebuah pendekatan yang akan menghubungkan diri kita dengan orang-orang yang berhubungan dengan hidup kita.

Mencintai diri sendiri akan menumbuhkan rasa percaya diri, harga diri dan pandangan positif terhadap diri sendiri. Mencintai diri sendiri akan menumbuhkan rasa cinta pada orang lain.

Jadi selamat menjadi bucin pada diri sendiri dan larut pada yang maha cinta hingga suatu saat ketika berhadapan dengan sosok di depan cermin atau berada dalam sunyi tidak lagi merasa asing dan menemukan senang pada ketenangan. (sinse_novi)

Related posts

SCampur97, Pameran Seni Rupa dan Kebudayaan yang Hangat

Seba Baduy 2026: Simbol Ketaatan, Syukur, dan Harmoni dengan Alam

The Meru Sanur, dari Indonesia untuk Dunia