Tertatih-Tatih Bangun Infrastruktur, Pemkot Pagaralam Cari Bantuan ke Pusat

Tertatih-Tatih Bangun Infrastruktur, Pemkot Pagaralam Cari Bantuan ke Pusat. Foto/Ist

PAGARALAM – Pemkot Pagaralam terus berupaya melaksanakan pembangunan infrastruktur di wilayahnya karena dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) saat ini dinilai sangat minim.

Wali Kota Pagaralam Alpian Maskoni mengatakan, Pemkot Pagaralam terus berusaha melakukan lobi untuk mencari dana bantuan dari pusat maupun provinsi.

Hal tersebut dilakukan agar bisa tetap melaksanakan program pembangunan secara berkelanjutan di wilayah tersebut demi kepentingan masyarakat.

“Tahun ini, Pemkot berkomitmen berusaha sekuat tenaga memenuhi infrastruktur demi kebutuhan masyarakat, dan saya akan perjuangkan untuk pembangunan Pagaralam,” ujar Alpian, Kamis (6/1/22).

Untuk mewujudkan pembanguan infrastruktur tersebut, lanjut Alpian, dalam waktu dekat usai melaksanakan kunjungan kerja ke Jakarta, pihaknya akan mengusulkan bantuan bidang pertanian, khususnya komoditi kopi dan bantuan untuk fasilitas penunjang wisata, seperti sara olahraga lapangan golf di kawasan perkebunan teh.

Termasuk usulan bantuan lainnya, baik bantuan dari Pemprov Sumsel hingga Pemerintah Pusat di sejumlah kementerian.

“Sejauh ini diakui masih banyak rencana program pembangunan yang belum maksimal dilakukan secara merata bagi daerah lainnya di seluruh wilayah Kota Pagaralam, namun akan dilaksanakan secara bergilir, dan tetap menjadi prioritas perhatian Pemerintah Kota Pagaralam,” jelasnya.

Menurutnya, dalam membangun infrastruktur seperti pembangunan jalan maupun lainnya, pihaknya lebih mengedepankan kualitas agar manfaat pembangunan dapat dinikmati masyarakat dalam jangka waktu lama.

“Kepada masyarakat hendaknya memelihara infrastruktur yang sudah dibangun,” tandasnya. (deansyah)

Related posts

Bintara Muda Tewas Tak Wajar di Asrama, PKB: Polri Harus Transparan

DPR, Sengketa Lahan di Tanah Abang Harus Selesai Sebelum Rusun Subsidi Dibangun

2 Siswa di Gresik Jadi Korban Peluru Nyasar, Komisi I Desak TNI Lakukan Audit Investigasi