OGAN ILIR – Bupati Ogan Ilir (OI), Sumsel, Panca Wijaya Akbar mencopot Bahrus Syarif sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Sosial Kabupaten OI. Posisinya digantikan M Kapidin, yang sebelumnya menjabat sebagai Analisis Laporan Akuntabilitas Kinerja BKPSDM Ogan Ilir
Pencopotan tersebut dinilai karena ketidakmampuan Bahrus Syarif dalam mengurus program pemerintah kabupaten terkait penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) kepada masyarakat, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT).
“Sebagaimana kita tahu, bahwa jabatan merupakan amanah. Kepercayaan yang diberikan pemimpin pada kita, maka sudah seharusnya dilaksanakan sebaik-baiknya,” ujar Wakil Bupati Ogan Ilir, Ardani, Selasa (11/1/22).
Selama satu tahun kepemimpinan Panca-Ardani, lanjut Ardani, pihaknya masih mendapati banyaknya pejabat yang diberi amanah tidak dijalankan dengan baik, ataupun tidak melakukan terobosan dan inovatif.
‘”Masih saja yang seharusnya menerima, tapi tak nerima. Justru ada PNS yang menerima bansos. Dari awal dilantik, bupati sudah meminta melakukan verifikasi data bagi penerima bantuan,” ucap Ardani.
Usai dicopot sebagai Plt Kadinsos OI, kini Bahrus Syarif hanya menjabat sebagai Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, serta merangkap sebagai Plt Kadin Porapar Kabupaten OI.
Selain Bahrus Syarif, Pemkab OI juga melakukan rotasi terhadap 220 pejabat baru lainnya, yang terdiri dari sembilan orang yang menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama.
Kemudian, 95 menduduki jabatan administrator, 91 pejabat pengawas, serta 25 orang menjabat Kepala UPT Puskesmas.
“Sebenarnya pelantikan ini kebanyakan hanya menjalankan perubahan nomenklatur baru. Yang rolling pejabat tak banyak. Tapi, intinya bupati akan terus melakukan evaluasi terhadap pejabat Ogan Ilir,” kata Ardani. (deansyah)