Terduga Pelaku Penganiayaan yang Mengakibatkan Korban Tewas Ditangkap

Terduga Pelaku Penganiayaan yang Mengakibatkan Korban Meninggal. Foto/Humas Polda Sulut

MANADO – Tim Opsnal Satuan Reskrim Polres Minahasa Utara (Minut) mengamankan terduga pelaku penganiayaan dengan senjata tajam yang mengakibatkan korban meninggal secara mengenaskan.

Dihubungi Sabtu (29/1/2022) sore, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan hal tersebut.

“Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada hari Jumat, 28 Januari 2022 sekitar pukul 19.45 Wita, di Desa Kokoleh II Jaga II Kecamatan Likupang Selatan. Penganiayaan dilakukan oleh terduga pelaku lelaki TT (34) warga Tatelu, terhadap korban Felix Toreh (57) warga Desa Kokoleh Dua,” terang Jules.

Lebih lanjut diterangkan, penganiayaan tersebut sebelumnya berawal dari informasi yang didapat terduga pelaku, bahwa iparnya telah dipukul oleh korban.

Mendengar informasi tersebut terduga pelaku langsung mendatangi rumah korban. Setiba di rumah korban, terduga pelaku melihat ada sejumlah orang yang berada di dalam rumah.

Sebagian orang langsung melarikan diri dan seorang anak laki laki bersama korban keluar rumah mendekati terduga pelaku.

Kemudian terduga pelaku langsung memukul anak laki laki tersebut. Melihat hal tersebut, korban langsung lari ke dapur mengambil sebuah parang dan langsung menyerang terduga pelaku, namun serangan tersebut bisa ditangkis terduga pelaku yang mengakibatkan luka sobek di tangan kanannya.

Sesaat kemudian terduga pelaku langsung menikam korban sebanyak tiga kali dengan pisau miliknya, yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Lelaki TT diamankan saat sedang berada di Desa Paslaten, pada hari Sabtu (29/1/2022) sekitar pukul 03.00 Wita. Saat ini terduga pelaku bersama barang bukti sudah berada di Mako Polres Minut untuk diproses hukum lebih lanjut,” pungkas Jules. (febidjanto)

Related posts

WNA Bermasalah Terungkap, DPR Minta Sistem Pengawasan Terpadu Segera Dibangun

PKB Desak Komdigi Perketat Pengawasan Film Digital Bermuatan Sensualitas

Komisi VI: Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Harus Transparan