Ustad Das’ad Latif Tausiah di Masjid Kanwil Kemenkumham Sulsel

Ustad Das'ad Latif Tausiah di Mesjid Kanwil Kemenkumham Sulsel. Foto/Ist

MAKASSAR – Ustad Das’ad Latif pada Kamis (3/2/22) memberikan tausiah di Masjid Al Ikhlas Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sulsel. Tausiah ini diikuti Kakanwil Kemenkumham Sulsel Harun Sulianto dan Kadiv Pelayanan Hukum dan HAM Anggoro Dasananto beserta jajaran pegawai dengan prokes cegah Covid-19.

Di hadapan jamaah, ustad Das’ad Latif menyampaikan kisah empat Khulafaur Rasyidin yakni pemimpin/khalifah  yang sangat arif bijaksana. Mereka adalah keempat sahabat Nabi yang terpilih menjadi pemimpin kaum muslimin setelah Nabi Muhammad SAW wafat.

Keempat Khulafaur Rasyidin yakni Abu Bakar Ash Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali Bin Abi Thalib.

“Keempat sahabat nabi ini mempunyai karakter yang berbeda-beda yang dapat dicontoh oleh umat islam,” katanya.

Menurutnya, Umar Bin Khattab memimpin kaumnya dengan bijaksana. Ketika jajarannya gagal dan lalai dalam melaksanakan tugasnya maka ia secara tegas melakukan evaluasi terhadap penanggung jawab di bidang tersebut.

Ustad Das’ad latif juga mengatakan, jajaran Kanwil Kemenkumham Sulsel patut mencontoh karakter Ummar Bin Khattab yang memiliki karakter lembut dan tegas terhadap hukum tanpa ada kompromi.

Umar Bin Khattab tidak menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi. Fasilitas negara kata Das’ad Latif hanya digunakan pada saat bekerja atau sedang mengerjakan tugas kantor.

“Jika Seorang ASN mempersembahkan ilmu dan kemampuan nya untuk bangsa dan negara dengan rajin beribadah, ini sudah menjadi Jihad Fisabilillah,” tutur Das’ad Latif.

Dasad Latif juga memuji Kakanwil Kemenkumham Sulsel Harun Sulianto dan jajarannya yang peduli terhadap pembinaan mental keagamaan dengan menghadirkan penceramah pada salat zuhur berjamaah. (mirza)

Related posts

Top, Indonesia Buka FIBA U18 Women’s Asia Cup SEABA Qualifiers dengan Kemenangan

150 Ribu Beasiswa S1 Guru, Waka Komisi X Usul Kuota Ditambah

Pertimbangan Aspek Keamanan dan Fasilitas Pendukung, 2 Laga Timnas Putri di Bandung Tanpa Penonton