Sempat Terseret di Aspal, Pelajar SMP Tewas Ditabrak Mobil di Jalan Pematangsiantar-Parapat

Personel Satuan Lalu-lintas Polres Simalungun melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan di jalan Pematangsiantar-Parapat yang menewaskan pelajar SMP, Selasa (5/4/22). Foto/Ist

SIMALUNGUN – Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Simalungun tewas dalam kecelakaan lalu-lintas di jalan nasional jurusan Pematangsiantar – Parapat kilometer 16-17, persisnya di Dusun Sulim, Desa Bandar Dolok, Kecamatan Dolok Panribuan.

Korban yang masih berusia 13 tahun itu sempat terseret di aspal usai motor yang dikendarai Kristopel Silaban (26) masuk ke beram jalan di lokasi kejadian, hingga motor selip dan terjatuh.

Namun, saat bersamaan melintas mobil yang tidak diketahui nomor polisinya dari arah berlawanan menabrak korban, hingga korban tewas di lokasi kejadian.

Usai kejadian, mobil yang menabrak korban kabur meninggalkan lokasi sedangkan temannya yang mengendarai amotor Yamaha R 15 dengan nomor polisi BK 3256 TBQ, mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit.

Kepala Unit Gakkum Satuan Lalu-lintas Polres Simalungun Iptu Jonni Sinaga mengatakan, korban tewas di lokasi kejadian dengan luka parah.

“Korban meninggal di lokasi kejadian dengan luka parah, sedangkan temannya mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit,” sebut Jonni.

Polisi, sebut Jonni, masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut termasuk mobil yang menabrak korban. (ricky fh)

Related posts

WNA Bermasalah Terungkap, DPR Minta Sistem Pengawasan Terpadu Segera Dibangun

PKB Desak Komdigi Perketat Pengawasan Film Digital Bermuatan Sensualitas

Komisi VI: Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Harus Transparan