Bupati Simalungun Dinilai Tega Tidak Membantu Pengobatan Bocah Penderita Tumor Parah

Bocah penderita tumor Daud Alfaro Gultom setibanya di RSUP H Adam Malik Medan, tanpa pendampingan dari pihak Pemkab Simalungun. Foto/Ist

SIMALUNGUN – Bupati Simalungun Radiapoh H Sinaga dinilai tidak peduli dengan warga yang tidak sejahtera dan mengalami sakit parah serta membutuhkan bantuan pemerintah daerah.

Pasalnya, meski sudah berulang kali orang tua Daud Alfaro Gultom (4) warga Dusun Sukadame, Desa Tiga Bolon, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumut menyampaikan harapan dan permohonan melalui media, supaya pengobatan bocah penderita tumor di mata kirinya dibantu, Bupati Radiapoh tidak bergeming.

Menurut ibunda Daud, boru Hutagaol, Rabu (6/4/22), putranya sudah dibawa ke RSUP H Adam Malik untuk ditangani, Selasa (5/4/22) kemarin.

Keberangkatan ke RSUP H Adam Malik, Medan hanya didampingi pihak dari Kementerian Sosial dan pengurus DPD Pejuang Batak Bersatu, sedangkan dari Pemkab Simalungun tidak membantu.

“Sampai keberangkatan ke RSUP H Adam Malik Medan, Bupati Simalungun belum ada membantu. Hanya dari pihak Kementerian Sosial dan pengurus DPD Pejuang Batak Bersatu yang mendampingi,” ujar boru Hutagaol.

Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Masyarakat Peduli Simalungun Marsono Purba, menyesalkan tidak adanya perhatian bupati dan Pemkab Simalungun terhadap warga yang tidak sejahtera dan membutuhkan pertolongan pengobatan penyakitnya yang parah.

“Saya kecewa dan mengecam sikap bupati dan Pemkab Simalungun yang tega tidak membantu warganya yang tidak sejahtera dan butuh pengobatan,” ujar Marsono.

Selaku bupati dan berjanji untuk mensejahterakan masyarakat Simalungun, kata dia, seharusnya warga sakit yang tidak mampu menjadi tanggung jawab pemerintah untuk menanganinya. “Bukannya dibiarkan atau tidak dipedulikan,” tandasnya. (ricky fh)

Related posts

Bertemu Jokowi di Solo, Ini Cerita Abiso Salsinha

Kepala Bapenda DKI Rangkap Komisaris Utama Jakpro, Publik Pertanyakan Fokus dan Potensi Konflik Peran

Hujan Terpantau di Putussibau, Kubu Raya, Pontianak dan Kotawaringin Barat