PEMATANGSIANTAR – Aksi demo ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus duduki gedung DPRD Pematangsiantar, Senin (11/4/22) berlangsung aman dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.
Dalam aksinya, para mahasiswa menyampaikan desakan penolakan wacana penundaan pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan tiga periode Presiden.
Aksi mahasiswa dimulai di Makam Pahlawan – Jalan Sutomo – Polres Siantar – DPRD Pematangsiantar – Kantor Wali Kota Pematangsiantar.
Mahasiswa hadir mengenakan almamater dan bendera kebesaran organisasi masing-masing.
Teriakan aspirasi seperti “Tolak Presiden 3 Periode”, “Turunkan harga BBM” hingga evaluasi menteri yang bikin kegaduhan dan mengusulkan jabatan presiden diperpanjang.
Koordinator aksi Robert Hidayat Pardosi menyampaikan, pihaknya menyampaikan sikap menolak kenaikan harga BBM, minyak goreng dan bahan pokok lainnya serta meminta pemerintah dan pihak terkait segera menstabilkan dan menjaga ketersediaannya.
“Menolak wacana penundaan pemilu 2024 dan masa jabatan tiga periode Presiden RI karena dianggap sebagai bentuk pengkhianatan terhadap konstitusi NKRI,” ujar Robert.
Mahasiswa HMI ini juga menyampaikan beberapa isu lokal yang perlu dibenahi Plt Wali Kota Pematangsiantar Susanti Dewayani, terkhusus sarana dan prasarana serta pelayanan publik.
Kemudian peran aparat hukum di Kota Pematangsiantar yang belum maksimal.
“Kepada Pemerintah Kota Pematangsiantar untuk lebih memperhatikan lagi fasilitas umum yang ada di Pematangsiantar. Aparat penegak hukum lebih intensif menciptakan Kamtibmas,” ujar Robert.
Aksi mahasiswa ini diterima Ketua DPRD Timbul Marganda Lingga dan Plt Wali Kota Susanti Dewayani.
Kedua Legislatif-Eksekutif itu berjanji akan menyampaikan aspirasi mahasiswa ke pemerintah atasan.
Mahasiswa Cipayung Plus menyambut baik penerimaan Ketua DPRD Timbul Lingga dan Plt Wali Kota dengan duduk bersama.
Namun, mahasiswa meyakinkan apabila tuntutan mereka tak berbuah apa-apa, maka April mereka akan melakukan aksi damai lanjutan.
“Alhamdulillah tadi Bu Wali dan Pak Ketua DPRD menerima kita di jalanan. Sesuai MoU, mereka menyampaikan akan meneruskan aspirasi kita ke pemerintah pusat. Kita akan mengawal terus pesan kita, dan bila tidak ada hasilnya kita akan melakukan aksi serupa,” tuturnya.
Polisi mengawal aksi mahasiswa dengan humanis dipimpin langsung Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar. (ricky fh)