Wakil Ketua DPR – Presiden Zelenskyy Bahas Kondisi Pengungsi Korban Perang di Ukraina

Wakil Ketua DPR - Presiden Zelenskyy Bahas Kondisi Pengungsi Korban Perang di Ukraina. Foto/Ist

JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) melakukan pertemuan virtual dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

Keduanya membahas kondisi di Ukraina, terutama kondisi warganya yang mengungsi karena invasi Rusia.

“Bagaimana situasi saat ini dari para pengungsi dan bagaimana pemerintah Ukraina menangani hal ini?” tanya Gus Muhaimin kepada Presiden Zelenskyy dalam forum yang diselenggarakan Komunitas Hubungan Internasional Indonesia dan Asia Tenggara atau Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) yang disiarkan lewat channel Youtube FPCI, Jumat (27/5/22).

Dalam forum bertajuk “Dari Hati-ke-Hati: Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy Menyapa Indonesia” itu juga, Gus Muhaimin juga menanyakan sikap NATO dan negara-negara Uni Eropa, khususnya terhadap nasib warga Ukraina yang menjadi korban perang.

Baginya, penjelasan langsung dari Presiden Zelenskyy tentang kondisi Ukraina saat ini sangat penting.

Pasalnya, selama ini informasi terkait kondisi perang Ukraina-Rusia yang sampai ke Indonesia kerap simpang siur.

“Bagaimana keterlibatan dari NATO dan juga negara-negera Uni Eropa mengenai problem, mengenai pengungsi. Apakah mereka siap memberikan dukungan terhadap para pengungsi tersebut,” imbuh Ketum PKB tersebut.

Selama ini, dirinya merupakan tokoh Indonesia yang gencar mengkampanyekan perdamaian dunia dan meminta agar Rusia segera akhiri invasi ke Ukraina.

Gus Muhaimin juga sudah bertemu dengan Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin dan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva.

Tidak hanya itu, dirinya juga telah mengumpulkan ribuan ulama dan Habaib di Jawa Timur untuk mendoakan perdamaian dunia, termasuk Rusia dan Ukraina. (mirza)

Related posts

Bintara Muda Tewas Tak Wajar di Asrama, PKB: Polri Harus Transparan

DPR, Sengketa Lahan di Tanah Abang Harus Selesai Sebelum Rusun Subsidi Dibangun

2 Siswa di Gresik Jadi Korban Peluru Nyasar, Komisi I Desak TNI Lakukan Audit Investigasi