JAKARTA – Meski Pandemi Covid-19 belum benar-benar berakhir, BAZNAS ternyata telah berhasil mengentaskan 81 persen dari ribuan peternak mustahik yang tergabung dalam 28 Balai Ternak Binaan BAZNAS maupun diluarnya.
Menurut Deputi ll Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI, Dr HM Imdadun Rahmat MSi, pada Seminar “Ekonomi Kurban Pasca Pandemi” di Auditorium FEB UI Depok, Jawa Barat, Selasa (21/6), dari hasil pengukuran Indeks Kesejahteraan BAZNAS pada predikat Baik.
Hal itu menunjukkan pemberdayaan peternak mustahik memberikan dampak yang baik bagi kesejahteraan material, spiritual, kualitas pembangunan manusia dan kemandirian peternak mustahik.
“Pada indikator kemiskinan, proporsi mustahik yang berhasil dientaskan BAZNAS dari standar kemiskinan BPS menunjukkan hasil yang semakin baik dari tahun 2019-2021. Pada pengukuran terbaru di tahun 2021, program pemberdayaan peternak mustahik BAZNAS dapat mengentaskan sebanyak 81 persen populasi peternak mustahik dari garis kemiskinan,” ujar Imdadun.
Dengan demikian, tambah Imdadun, dapat kita simpulkan bahwa sebagai salah satu program utama dalam hal pemberdayaan peternak mustahik, program kurban yang diselenggarakan oleh BAZNAS dapat mendukung peningkatan kesejahteraan mustahik dan pengentasan kemiskinan di lingkungan peternak mustahik.
Menurut Imdadun, Ibadah kurban memiliki makna sosial, karena disyariatkan oleh Allah SWT sebagai mekanisme berbagi, berderma, dan menebar manfaat dari individu kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menebar manfaat kurban menjadi tujuan BAZNAS. Dalam memfasilitasi mudhohi untuk menebar kebaikan, BAZNAS RI terus memaksimalkan pendistribusian daging kurban ke berbagai tempat di pelosok Indonesia, bahkan luar negeri.
“BAZNAS memiliki berbagai program dalam momentum kurban, seperti Kurban Kemasan, Tebar Kurban BPKH, Kurban Korporasi, dan Kurban Mandiri. Namun, semuanya memiliki muara yang sama, yakni agar kebaikannya dapat dimanfaatkan umat di mana pun berada,” ungkap Imdadun.
Pada Seminar tersebut, turut sebagai pembicara sekaligus keynotes speech, Deputi 1 Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, M Arifin Purwakananta, Kepala PEBS FEB UI Rahmatina Awaliah Kasri PhD, dan Direktur Pembibitan dan Produksi Ternak Kementerian Pertanian Drh Agung Suganda MSi. Seminar dibuka Wakil Dekan 1 Bidang Pendidikan, Penelitian dan Kemahasiswaan Arief Wibisono Lubis PhD mewakili Dekan FEB UI. (abdul halim)