Jangan Mengeluh, Terus Berbuat dengan Ikhlas Sesuai Kemampuan

“Jangan pernah sekali pun mengeluh dengan keadaan dan kondisi yang terjadi. Syukurilah semuanya. Teruslah berbuat untuk membantu sesama dengan ikhlas sesuai kemampuan.”

Itu pesan yang sering saya sampaikan kepada banyak orang terutama mereka yang menyampaikan curahan hati (curhat)nya sekitar tiga tahun terakhir. Bersamaan dengan pandemi Covid-19.

Banyak orang yang merasa kualitas hidupnya menurun. Itu seiring dengan dampak drastis yang terjadi selama pandemi Covid-19.

Menyikapi itu, mereka umumnya lebih banyak mengeluh. Menyalahkan keadaan tanpa mau introspeksi diri.

Sikap tersebut bukan menyelesaikan masalah, namun malah menambah masalah. Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Mereka akan rugi sendiri.

Penuh Keyakinan
Padahal kalau mereka siap menghadapi kondisi tersebut dan tidak mengeluh, masalahnya berkurang.

Kemudian secara obyektif melihat berbagai hal yang masih dimiliki sehingga membuatnya bisa terus bergerak.

Hadapi semua masalah dengan penuh keyakinan bisa menyelesaikannya hingga tuntas. Baik atas usaha sendiri maupun karena bantuan orang lain.

Semua orang pasti punya masalah dalam hidupnya. Namun jangan karena hal itu, membuat dirinya jadi egois. Hanya memperhatikan diri sendiri tanpa sedikit pun berempati pada orang lain.

Meski punya masalah dalam dirinya, tetaplah memberi perhatian dan membantu sesama. Lakukan dengan ikhlas, sesuai kemampuan. Jangan memaksakan diri.

Membantu orang lain jangan menunggu masalah diri sendiri selesai. Sampai seseorang menghembuskan nafas yang terakhir, dia tetap punya masalah. Skalanya relatif: kecil, sedang, dan besar.

Memberikan bantuan secara ikhlas pada sesama agar dijadikan kebiasaan positif yang mendarah daging.

Manfaatnya pasti besar sekali baik buat diri sendiri maupun orang lain terutama mereka yang dibantu.

Nikmatnya Tiada Tara
Atas izin TUHAN, selain berupaya menyelesaikan masalah sendiri, secara paralel dapat membantu menuntaskan masalah orang lain.

Betapa bersyukurnya jika dua hal itu bisa dilakukan sekaligus. Nikmatnya tiada tara.

Terkait itu, selalulah ingat dan yakin dengan janji TUHAN. Tidak akan memberikan masalah di luar batas kemampuan manusia, terutama orang yang bermasalah itu.

Asal mau terus-menerus bergerak. Berusaha mencari solusi terbaik atas semua masalah yang timbul. Hal itu diiringi dengan keyakinan yang kuat bakal mampu menuntaskannya.

Jadi biasakanlah untuk tidak mengeluh. Terus berbuat dengan ikhlas untuk membantu sesama. Lakukan sesuai kemampuan. Jangan memaksakan diri.

Semoga dapat mengambil hikmah dari setiap masalah dan segera menuntaskannya. Aamiin ya robbal aalamiin…

Dari Bogor saya ucapkan Selamat Lebaran Idul Adha 10 Zulhijjah 1443 H kepada yang merayakannya. Semoga selalu meneladani Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Salam hormat buat keluarga.

Dr Aqua Dwipayana
Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional

Related posts

Mendapat Rezeki Pengganti Lebih Banyak dan Berkualitas

Menata Ulang Arah, Muhammadiyah dan Agenda 5–10 Tahun Kebangkitan Ekonomi Umat

Sakit sebagai Bahasa Langit, Membaca Rahasia Penderitaan dalam Perspektif Islam