Sudah Selesai dengan Dirinya Sendiri

Foto/Ilustrasi/Ist

Pernahkah kita melihat atau mengenal seseorang yang tetap sabar dan tenang saat mendapat musibah?. Dan sama tenangnya saat mendapat keberuntungan?.

Tetap terkendali dan sabar saat difitnah, diejek dan dicaci, sebaliknya juga bersikap tenang saat disanjung?.

Tetap santun dan rendah hati saat mendapat kekuasaan atau menjadi Pimpinan, begitupun saat menjadi bawahan.

Bersikap biasa saja ketika makan di restoran mewah dan tidak menolak makan di warung sederhana di pinggir jalan.

Tidak bangga saat naik mobil mewah dan tidak minder saat naik motor atau kendaraan umum.

Tidak serakah saat diberi kesempatan kaya, dan tidak mengeluh saat jatuh miskin. Menggunakan sarana untuk dimanfaatkan sesuai fungsinya, bukan untuk dipamerkan.

Mata mereka sudah tidak silau, dan tidak tergoda dengan indahnya bungkus atau pernak pernik asesoris.

Lebih Memilih Arti hidup
Memilih teman tanpa membedakan status sosial, gelar atau posisi. Orang-orang seperti ini, adalah orang-orang yang sudah “SELESAI DENGAN DIRINYA SENDIRI”

Kakinya menapak bumi dalam menjalani realitas kehidupan, tetapi hatinya sudah berada di ‘Langit’.

Ego atau ke ‘aku’ annya sudah ditaklukkannya. Buat mereka, kehidupan di atas bumi yang mereka jalani adalah amanah dari Sang Khalik yang Maha Agung.

Tampilan orang-orang seperti ini mungkin kurang seru atau kurang asik, dan tidak banyak orang-orang seperti ini. Tapi carilah mereka…Dan jadikan mereka SAHABAT SEJATI..

Bila tak kau temukan, maka JADILAH MEREKA..!!

Selamat menjalankan aktivitas, Semoga kebabagiaan dan kesejahteraan menyelimuti dalam kehidupan kita. Aamiin…

 

Related posts

Mendapat Rezeki Pengganti Lebih Banyak dan Berkualitas

Menata Ulang Arah, Muhammadiyah dan Agenda 5–10 Tahun Kebangkitan Ekonomi Umat

Sakit sebagai Bahasa Langit, Membaca Rahasia Penderitaan dalam Perspektif Islam