JAKARTA – BMKG mengeluarkan informasi peringatan dini untuk besok hari, Sabtu (13/8/22) untuk wilayah Provinsi Jawa Barat mengenai waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat petir dan angin kencang pada siang hingga malam hari.
Adapun wilayah yang berpotensi di Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kabupaten Karawang, Subang, Kabupaten dan Kota Sukabumi, Cianjur, Purwakarta, Kabupaten dan Kota Bandung, Bandung Barat, Kota Cimahi, Garut, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Ciamis, Kota Banjar, Pangandaran, Sumedang dan Kuningan.
Menyikapi hal ini, BNPB menghimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.
“Pada kawasan dataran rendah, diharapkan daya tampung gorong-gorong diperbesar serta pembersihannya dilakukan secara periodik, hal ini untuk mengantisipasi meluap apabila hujan deras mengguyur dengan durasi yang lama dan terhindar dari ancaman bencana hidrometeorologi,” jelas Abdul Muhari, Ph.D selaku Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam keterangan pers, Jumat (12/8/22).
Sementara itu, sebanyak 82 rumah warga tergenang banjir di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (10/8/22).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.30 WIB itu melanda setelah hujan dengan intensitas tinggi dengan durasi yang lama.
Saluran drainase yang tertutup sampah membuat gorong-gorong yang berada di Perumahan Mutiara Hijau, Desa Pakansari, Kecamatan Cibinong tersendat. Hal ini berimbas limpasan air masuk hingga ke pemukiman warga.
Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan sebanyak 82 KK / 246 jiwa terdampak. Pantauan visual, tinggi muka air saat terjadi banjir hingga 50 sentimeter.
Sesaat setelah kejadian, BPBD Kabupaten Bogor segera tiba dilokasi untuk melakukan asesemen dan kaji cepat dilapangan.
Hasil kaji cepat menyebutkan banjir kini sudah surut di beberapa wilayah. Koordinasi antar lintas instansi juga terus dijalin guna mengantisipasi adanya potensi banjir susulan. (mirza)