#ReunilahSebelumAjalMenjemput, Tagline Reuni Alumni 92 Kampus Tercinta Sukses Digelar di SMESCO

#ReunilahSebelumAjalMenjemput, Tagline Reuni Alumni 92 Kampus Tercinta Sukses Digelar di SMESCO. Foto/Ist

Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta (dulunya, Sekolah Tinggi Publisistik) Kampus Tercinta identik dengan kampusnya para wartawan.

Dari sekian banyak lulusan, alumni tahun 1992 sukses menggelar acara Reuni 30 Tahun yang berlangsung di SMESCO, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (14/8/22).

Acara dengan hastag yang bertema #ReunilahSebelumAjalMenjemput mampu menghadirkan ratusan alumni 92.

Mengenai hal ini disampaikan Wisherman selaku Ketua Alumni 92 yang juga berkarier di MNCTV dan Bois Ahmad selaku Ketua Timses Pelaksana yang juga seorang Famous Maker.

“Reuni 30 Tahun Alumni 92 Kampus Tercinta, sukses besar, leting itu kan diisi orang orang sukses semua. Konon, leting 92 IISIP Jakarta salah satu yang terbesar dalam jumlah sepanjang sejarah Kampus Tercinta,” jelas Wisherman kepada beritaind.com.

Sementara itu, Bois mengatakan, base on data ada 302 alumni dari 500 mahasiswa saat itu di tahun 1992.

“Dengan jumlah yang begitu besar, pantas-lah kerap jadi trending topic di antara alumni Kampus Tercinta. Termasuk ketika leting 92 menggelar reuni dengan tagline yang tak biasa, Reuni-lah Sebelum Ajal Menjemput,” jelasnya.

Banyak faktor pendukung yang membuat leting 92 begitu famous, kata Bois, salah satunya begitu banyak sosok ternama baik di sesama alumni IISIP Jakarta, bahkan ada yang dikenal secara nasional.

Ada Ingrid Kansil, artis sinetron, bintang iklan, mantan anggota DPR, Ketua Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia.

Kemudian ada Poppy Widya bintang iklan televisi terkenal, ada Uchie Nurul anggota Elfa’s Singers, ada Wita Wibisono seorang penyanyi yang juga dikenal luas di panggung musik jazz.

Ada Demi, yang tak kalah hitsnya, finalis Realty Show “Penghuni Terakhir”, dan Bois Ahmad yang dikenal sebagai Famous Maker (Pembuat Terkenal), dan juga artist development di label musik NAGASWARA.
Di luar pentas hiburan, yaitu dunia karier ada Monang Sinaga Dewan Pengawas LKBN Antara, ada Peter Julio Tarigan Komisaris PT Pindad Logistic.

Kemudian ada Yuga Aden Stafsus Menteri Sandiaga Uno. Lalu masih ada lagi sosok sukses yang juga tak asing, Uchie Zein, istri dari seorang tokoh terkenal di kota Bekasi.

Selanjutnya Eva Howard yang tinggal, berkarir di Kota Liverpool, Inggris, begitu pun dengan Nina RM yang berkarier di Amerika serikat, juga Wiwit Kent tinggal dan bekerja di Australia.

Kemudian ada Asep Hilmi, pengusaha dan tokoh masyarakat di Serang Banten, Aditya P. Susetya owner PT Palang Parkir Indonesia, Cithos Tangka yang sosok sukses di bidang ekspedisi.

Arum Roos yang profesional di PT Gojek Indonesia, Iyunk dan Senja pengusaha kopi, kemudian Audy Tanjung business woman batubara dan owner Lenong Rumpi Resto Jakarta.

Lalu ada Boy Parla yang eksis di dunia advertising serta Lilies Setyawati yang berkarier sebagai salah satu pejabat tinggi di SMESCO.

Dibidang pendidikan juga ada sosok smart seperti Romi Syahril dosen pengajar di Kampus Bina Sarana Informatika dan Fatmah Alatas yang berhasil sampai ke jenjang S-3.

Serta Ericson Hutabarat dan Hendrik Isnaini yang dikenal sebagai aktivis 98 yang hingga kini masih aktif di non-governmental organization, NGO.

Menurut Bois Ahmad yang menciptakan tagline “Reunilah Sebelum Ajal Menjemput” itu, Kegiatan silaturahim sangat bermanfaat.

“Selain semua agama menganjurkannya, event silaturahim seperti reuni ini juga membuka peluang dalam usaha mandiri dan menperluas networking usai pandemi Covid-19. Jadi sebaiknya rajinlah bersilaturahim. Jangan pernah menghindar dari silaturahim atau reuni,” tandasnya. (rel)

Related posts

Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah ke-2 Dunia

FFH Edisi ke-5, Pengaruh Negatif Film Dijaga Lewat Sensor dan Suzanna Film Terpilih

Takato Castle Park Dipenuhi Wisatawan Saat Sakura Mekar Sempurna