Penjualan Helm G2 ‘Balapan’ hingga Sekarang

JAKARTA – PT Poliprima Cipta Unggul (PCU) yang merupakan pembuat helm G2 berterima kasih kepada konsumen di Indonesia yang telah mencintai helm tersebut.

Ada empat tipe yang dipersembahkan oleh PT PCU di helm G2. Yakni, Optimax, Exterminator, Centrino dan Vintage. Keempat helm G2 itulah yang mewarnai segmentasi pasar di dunia otomotif. Tentunya dari empat model itu, sudah banyak corak yang dihasilkan helm G2. Dari pewarnaan helm G2 yang polos hingga kelir tiga atau empat warna yang disematkan di helm tersebut.

Kini helm G2 sudah ramai dipasaran dan banyak terlihat di jalan raya Ibukota bahkan di pedesaan pun. Karena distributor helm G2 sudah tersebar di seluruh pelosok Tanah Air Indonesia, dari Sabang hingga Merauke. Warga Indonesia yang cinta akan lifestyle khususnya pemakai roda dua akan membuktikan kenyamanan helm G2.

“Tidak hanya bentuk dan desain yang dihasilkan helm G2 yang berkualitas. Tetapi helm G2 selalu menyajikan kenyamanan dan keamanan untuk si pemakai helm. Karena helm G2 sudah melalui proses pengujian ketahanan fisik helmnya. Di pabrik kami mempunyai pengujian helm dengan menjatuhkan benda berat di titik tertentu di helmnya. Sehingga dengan adanya pengujian tersebut kualitas helmnya lebih terlihat,” kata Marjana, Direktur Helm G2 PT PCU.

Ia menuturkan, helm G2 yang sudah berkode Standar Nasional Indonesia (SNI) ini telah menciptakan banyak corak. Ada motif batik, reog dan adat istiadat Indonesia serta adanya pewarnaan full color. Serta diciptakannya desain helm G2 ala pembalap dunia dengan warna yang eye ceaching. Tak hanya itu helm G2 juga menciptakan desain yang sedang trend sekarang.

“Uniknya helm G2 ini bisa custom. Sesuai dengan warna dan logo serta desain dari konsumen. Silakan komunitas motor, instansi dan perorangan yang ingin helmnya tampil beda boleh menghubungi kami helm G2, di galeri helm G2 yang ada di Pluit Mas, Penjaringan, Pluit, Jakarta Utara,” ucapnya.

Lalu bagaimanakah penjualan helm G2 antara tipe Optimax, Exterminator, Centrino dan Vintage? Tipe manakah yang paling laris? Menjawab pertanyaan ini, Marjana menegaskan, penjualannya ‘balapan’ antara ke empatnya.

“Ke empat tipe itu saling balap membalap. Jadi seimbang laris manisnya. PT PCU selalu berkarya menyajikan helm G2 yang lebih baik lagi,” ungkapnya.

 

Related posts

Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah ke-2 Dunia

FFH Edisi ke-5, Pengaruh Negatif Film Dijaga Lewat Sensor dan Suzanna Film Terpilih

Takato Castle Park Dipenuhi Wisatawan Saat Sakura Mekar Sempurna