Jelang KTT G20, Imigrasi Ngurah Rai Siapkan Mobile Unit

Jelang KTT G20, Imigrasi Ngurah Rai Siapkan Mobile Unit. Foto/Kemenkumham

BADUNG – Kakanwil Kemenkumham Bali Anggiat Napitupulu menyampaikan kesiapan pelayanan Keimigrasian di Bandara I Gusti Ngurah Rai dalam menyambut datangnya para delegasi presidensi KTT G20 yang berlangsung 15-16 November di Provinsi Bali.

Anggiat Napitupulu menyampaikan, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai telah menyiapkan 3 konter khusus delegasi G20 yang terpisah dengan pemeriksaan reguler di TPI Bandara I Gusti Ngurah Rai.

“Kami sudah menyiapkan tiga konter imigrasi khusus untuk para delegasi di terminal kedatangan internasional, dimana satu konter berisi empat petugas sehingga terdapat total 12 petugas pada konter khusus tersebut,” terang Anggiat, Senin, (24/10/22).

Anggiat Napitupulu menambahkan, untuk pemeriksaan keimigrasian terhadap delegasi terdapat empat jalur pemeriksaan yaitu :
1. Terminal VVIP dimana pelayanan keimigrasian bagi Kepala Negara atau Kepala Pemerintahan
2. Terminal VIP, Pelayanan bagi Menteri atau sekelas Menteri dan Direktur Jenderal atau sekelas Eselon I
3. Terminal GAT (General Aviation Terminal)
4. Terminal Kedatangan Internasional

“Kami sudah lakukan mapping dan plotting terhadap pegawai yang bertugas, termasuk menyiapkan mobile unit yang digunakan untuk pemeriksaan keimigrasian mengingat kesibukan atau kepadatan pesawat yang akan datang pada saat itu,” jelasnya.

Terkait dengan pengoperasian mobile unit, Anggiat menjelaskan, Bandara I Gusti Ngurah Rai sebelumnya hanya memiliki 1 buah Mobile Unit yang digunakan pada saat kondisi-kondisi Force Majeur.

Adanya KTT G20 ini, Kantor Imigrasi Ngurah Rai mendapatkan tambahan sebanyak 9 Mobile Unit sehingga terdapat total 10 Mobile Unit.

“Mobile Unit ini kami manfaatkan untuk percepatan layanan kepada delegasi G20 agar tidak terjadi penumpukan antrian di Bandara. Selanjutnya pasca pelaksanaan KTT G20, mobile unit akan digunakan untuk meningkatkan pelayanan bagi WNA yang datang ke Bali. Karena kami yakin pasca G20 jumlah WNA yang akan datang ke Bali akan menyamai masa-masa sebelum pandemi”, tutur Anggiat Napitupulu. (rel)

Related posts

FSP BUMN Indonesia Raya Tuntut Copot Dirut dan Dirops PT KAI, Usut Pidana Kelalaian Sistemik

Waspadai El Nino 2026, Komisi IV DPR: Jangan Tunggu Hutan Terbakar

Kecelakaan Kereta Api di Bekasi, Anggota DPR Turun Langsung Pantau Evakuasi Korban