Maafkan dan doakanlah mereka yang ingkar janji. Jangan malah membenci mereka karena akan merugikan diri sendiri.
Sikap positif tersebut agar konsisten dilaksanakan, sehingga tidak membuat hati dan pikiran jadi sakit. Kedua hal itu semaksimal mungkin dilakukan.
Jangan pernah menyimpan “sampah” di hati dan pikiran. Buanglah itu jauh-jauh agar tidak merugikan diri sendiri.
Bagaimana caranya terkait dengan mereka yang ingkar janji? Langsung maafkan dengan sepenuh hati. Anggap saja itu tidak pernah terjadi agar tidak sakit hati.
Dengan begitu hubungan dengan mereka yang ingkar janji tetap baik. Setiap saat dan selamanya, ketika masih hidup, silaturahimnya terus terjaga.
Bisa berkomunikasi terus dengan mereka yang ingkar janji. Tanpa ada ganjalan sedikit pun karena hati dan pikirannya bersih.
Patut Dikasihani
Selain itu secara khusyuk selalu mendoakan mereka yang ingkar janji. Agar segera menyadari kesalahannya dan memperbaikinya.
Yakinlah atas kehendak TUHAN, hal itu bisa terwujud. BagiNYA semua serba mudah dan sangat mungkin terealisasi.
Mereka yang ingkar janji patut dikasihani. Selama sikapnya tidak berubah, terus-menerus bakal merugikan dirinya, baik di dunia apalagi di akhirat.
Banyak orang tidak mempercayainya. Terjadi penurunan kualitas dirinya. Seiring dengan itu rezekinya pasti berkurang. Bahkan ada yang terjadi secara drastis.
Meski tidak terucap dari mulutnya, mereka pasti malu sekali. Perbuatannya yang ingkar janji telah merendahkan dirinya.
Nilainya turun drastis. Walaupun orangnya memiliki jabatan yang tinggi atau pemilik perusahaan.
Terkait itu agar introspeksi diri. Sadarlah bahwa sikapnya itu salah. Segera minta ampun ke TUHAN dan menyampaikan permohonan maaf kepada orang yang pernah disakiti. Selanjutnya perbaiki diri dan jangan mengulangi lagi.
Semoga ke depan tidak mengulangi sikap negatif tersebut dan konsisiten berbuat baik kepada semua orang. Aamiin ya robbal aalamiin…
Dr Aqua Dwipayana
Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional