PAD Palembang Sektor Retribusi Dinilai Masih Lemah

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa. Foto/Deansyah

PALEMBANG – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palembang dari sektor retribusi dinilai belum optimal. Berdasarkan hasil evaluasi kinerja tahun 2022, target dari sektor tersebut hanya mampu mencapai 36 persen.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, evaluasi terkait dengan PAD masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah mendapatkan target sesuai rencana setiap tahunnya.

“Tetapi yang menjadi titik tekan kita yakni pada PAD retribusi. Walaupun capaiannya diangka 62 persen pada tahun 2022 lalu, tetapi ini masih butuh support lagi kedepannya agar capaian target bisa optimal,” ujar Ratu Dewa, Rabu (11/1/23).

Dengan capaian tersebut, lanjut Dewa, maka sektor retribusi yang mestinya masuk ke kas daerah sebagai PAD pada tahun lalu masih ada yang capaiannya cukup rendah dari rata-rata.

“Karena ada beberapa retribusi yang saya lihat kemarin cukup rendah. Maka itu yang perlu distressing. Kita ingin tahu apa masalah dan kendalanya,” jelasnya.

Sementara untuk PAD dari sektor pajak, Dewa menyebutkan bahwa sektor yang dikelola BPPD tersebut sudah mencapai target, meskipun masih terdapat beberapa item objek yang masih perlu mendapatkan perhatian.

“Sebab masih ada yang realisasi retribusinya yang hanya 36 persen, yang saya tahu itu,” jelasnya.

Reportase: Deansyah

 

Related posts

Dugaan Rasisme di EPA, Erick Thohir Minta I-League dan Klub Liga Tegakkan Sikap Saling Hargai dan Empati

Bintang Akbar Jadi Flagbearer Tim Indonesia di Opening Ceremony Asian Beach Games 2026

Peluncuran 100 CTFP Happiness Golden Hope di Tengah Tanah Bergerak, 6 Kartini Bantargadung Hadirkan Harapan