JAKARTA – Pasangan ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti mampu mengunci satu tempat di babak perempat final All England 2023 di Birmingham, Inggris.
Pada babak 16 besar pasangan Pelatnas Cipayung itu menundukkan ganda putri asal Thailand Supissara Paesampran/Puttita Supajirakul dalam dua gim langsung 21-16, 21-19.
“Alhamdulillah kami sudah menampilkan yang terbaik hari ini dan kami akan mempertahankan apa yang sudah baik, dan mempersiapkan lagi untuk besok (Hari ini),” kata Apri dalam keterangan resmi PP PBSI di Jakarta, Kamis (16/3/22).
April mengaku cukup senang dengan capainnya sejauh ini di ajang turnamen bulutangkis tertua di dunia.
“Kami cukup senang dengan hasil hari ini, bukan hanya karena menang tapi kami bisa menjalankan rencana yang sudah kami susun sebelum masuk lapangan dengan baik,” katanya.
“Kiranya besok bisa berlanjut dengan baik juga,” ujarnya lagi.
Dengan kemenangan ini sekaligus menambah rekor keunggulan Apri/Fadia atas Supissara/Puttita menjadi 3-0.
Pasangan unggulan kedelapan itu bersaing sengit dengan pada awal gim pertama. Apri/Fadia sempat mendapat tekanan pada paruh awal, dan baru bisa bernafas lega pada paruh kedua.
“Tadi di gim kedua saat kami sudah unggul itu, kami malah kurang siap dengan perubahan pola lawan,” ujarnya.
“Padahal kami sudah tahu mereka mengubah tapi kami kurang siap antisipasinya. Setelah itu, kami saling mengingatkan satu sama lain untuk balik fokus dan kembali ke strategi kami,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Fadia mengakui dari dua kali pertemuan terdahulu kedua pasangan sudah sama-sama saling mengetahui pola permainan.
“Ini pertemuan ketiga kami jadi tadi memang tidak mudah untuk mendapatkan satu poinnya,” tuturnya.
“Kami tahu, satu poin sangat berharga jadi sebisa mungkin untuk tetap bermain dengan pola yang kami mau,” ungkapnya.
Pada babak perempat final turnamen BWF Super 1000 itu, Apri/Fadia menanti pemenang antara Baek Ha Na/Lee So Hee dari Korea Selatan, dan unggulan kedua Nami Matsuyama/Chihari Shida dari Jepang.