Seseorang dihargai orang lain bukan karena pangkat dan jabatan. Untuk itu tidak perlu risau meski telah beberapa tahun belum promosi dan tetap bintang satu.
Saya menegaskan hal itu kepada seorang teman baik beberapa hari lalu. Setelah menyimak satu-persatu dari ratusan nama personil yang dimutasi dan dipromosi, saya membaca namanya.
Teman tersebut dimutasi ke kesatuan tempat dia pernah tugas sebelumnya. Sedangkan beberapa temannya mendapat promosi jabatan dan naik pangkat.
Bahkan ada juniornya yang mengalami hal serupa.
Saat membaca nama-nama tersebut yang sebagian saya kenal baik sama mereka, saya yakin teman itu kecewa dan galau. Manusiawi sekali.
Ada beberapa teman dan junior beberapa angkatan di bawahnya yang promosi. Bahkan pangkatnya lebih tinggi dari teman itu.
Sementara dia telah bertahun-tahun hanya mutasi biasa.
Setelah membaca namanya, saya langsung telefon teman itu. Awalnya menanyakan kabar. Kemudian masuk ke tujuan utama.
Saya sampaikan bahwa penghargaan kepada seseorang bukan karena pangkat dan jabatan. Semua itu pasti berakhir.
Tenang dan Yakin
Paling utama seseorang dihargai karena dua hal. Pertama, bagaimana dia menghargai dirinya termasuk mensyukuri semua pemberian Tuhan.
Kedua, selalu menghormati orang lain tanpa melihat latar belakang termasuk suku, agama, ras, dan antargolongan.
Saya mencontohkan diri sendiri. Selama 18 tahun terakhir tidak ada jabatan. Sebagai rakyat Indonesia. Sejak lahir sekitar 53 tahun lalu tidak punya pangkat.
Meski begitu selalu dihargai orang lain termasuk yang berpangkat jenderal dan memiliki jabatan tinggi.
Kenapa seperti itu? Karena saya konsisten melaksanakan dua hal tersebut. Hasilnya sudah saya rasakan. Mendapat penghargaan dari banyak orang.
Setelah menyimak semua yang saya sampaikan, saya merasakan teman tersebut semakin tenang dan yakin dengan dirinya.
Apalagi penghargaan saya kepadanya tidak berubah meski pangkatnya tidak naik.
Selama ini teman itu paham betul bahwa saya menghargai semua orang secara universal tanpa melihat embel-embel pangkat, jabatan, dan lain-lain.
Itu salah satu kuncinya sehingga teman saya banyak dan dari waktu ke waktu terus bertambah. Alhamdulillah.
Semoga teman itu dan banyak orang yang mengalami hal serupa konsisten melaksanakan dua hal di atas sehingga di mana pun berada selalu mendapat penghargaan dari setiap orang yang ditemuinya. Aamiin ya robbal aalamiin.
Dari Semarang saya ucapkan selamat berusaha secara konsisten menghargai diri sendiri dan orang lain. Salam hormat buat keluarga.
Dr Aqua Dwipayana
Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional