BATAM – Salah satu cara membangun silaturahim adalah membuka diri untuk memberi bantuan kepada orang lain tanpa pamrih.
Kepada siapa saja bisa atasan atau anak buah jangan sampai pilih-pilih, konglongmerat atau orang biasa.
“Kalau bisa bantu, bantu saja dan jangan berharap bantuan itu langsung berbalas. Sebab akan jatuh pada situasi transaksional. Ini tidak baik dalam menjalin silaturahim,” ucap pakar komunikasi dan motivator nasional Dr Aqua Dwipayana.
“Membangun silaturahim yang baik itu penting. Hal ini penting bagi jejaring dan menjaga eksistensi media, karena bisa memudahkan langkah ke mana saja dan dengan mudah pula bisa berbuat banyak hal,” lanjutnya.
Pada dasarnya, ungkap Dr Aqua ketika memberikan bantuan kepada orang lain, itu sama dengan membantu diri sendiri.
Jika ikhlas melakukannya akan merasakan hasilnya yang dahsyat dan luar biasa.
Hal itu disampaikan Dr Aqua Dwipayana yang pada hari ini, Senin 12 Juni 2023 dijadwalkan memberikan pembekalan kepada awak redaksi portal berita terverifikasi Dewan Pers di “Kota Industri” tersebut yakni batamtoday.com dan j5newsroom.com.
Pria yang hobi bersilaturahim tersebut akan memaparkan materi bertajuk “Memperkuat Jaringan Demi Eksistensi Media”.
Dr Aqua Dwipayana tidak tidak sekedar berucap. Sejak puluhan tahun lalu termasuk ketika jadi wartawan di banyak media besar, intens melaksanakan silaturahim tanpa pamrih.
Hasilnya pria yang hobi membaca ini memiliki banyak teman baik di Indonesia maupun di puluhan negara.
Bapak dari Alira Vania Putri Dwipayana dan Savero Karamiveta Dwipayana ini selalu menjaga, memelihara, mengembangkan, dan meningkatkan silaturahim.
Setiap ketemu siapa pun, dalam hati dan pikirannya selalu berniat membantu dan memberi.
Sama sekali tidak ada keinginan mendapatkan sesuatu dari orang yang diajak berkomunikasi.
Berbagai Kalangan
Kota terbesar di Provinsi Kepulauan Riau, Batam menjadi tujuan teranyar Dr Aqua Dwipayana dalam kegiatan produktifnya bersilaturahim tanpa henti serta sharing komunikasi dan motivasi kepada berbagai kalangan.
Kegiatan sharing komunikasi dan motivasi tersebut akan berlangsung di Kantor Batamtoday, Komplek Oriana Blok A. 02 No. 08, Batam Centre Kota Batam, Kepulauan Riau.
Selain redaksi Batamtoday, peserta dari sharing tersebut adalah juga awak redaksi dari portal berita anak perusahaan batamtoday, yakni j5newsroom.com.
Batamtoday.com adalah media siber pertama di Provinsi Kepri. Terbit perdana 16 tahun yang lalu, portal ini mengangkat tagline sebagai “Sumber Inspirasi Masyarakat Kepri”.
Tim redaksinya melakukan liputan umum dan memiliki wartawan dan kantor perwakilan di semua kabupaten/kota di Provinsi Kepri.
Batamtoday.com adalah media yang menjadi mitra kritis pemerintah dan insitutusi swasta lainnya.
Sementara itu, j5newsroom.com adalah majalah siber Indonesia yang mengangkat tagline “Mencerahkan dan Mencerdaskan”.
Ini adalah media pertama di Provinsi Kepri yang mengambil segmentasi pembaca milenial kritis.
Fokus pada liputan-liputan pendidikan, internasional, sastra, dan budaya serta dunia milenial. Terbit perdana pada 17 Agustus 2022 lalu.
Dr Aqua Dwipayana selama ini dikenal sebagai sosok yang santun sekaligus hobi menolong dan memberikan kebermanfaatan bagi orang lain. Di mana pun berada konsisten melakukan aktivitas mulia yang positif tersebut.
Hal tersebut tercermin dari sikapnya yang langsung mengiyakan permohonan Pemimpin Redaksi Portal Berita Online Batamtoday.com dan j5newsroom.com
Dr Aqua Dwipayana memberikan buku trilogi The Power of Silaturahim kepada Pemred batamtoday.com dan j5newsroom.com Saibansah Dardani.
Saibansah Dardani yang merupakan sahabatnya, yang sudah lebih dari dua daswarsa tidak bersua dengan doktor Komunikasi lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran tersebut.
Dr Aqua Dwipayana selama ini sangat menghargai semua undangan sharing komunikasi dan motivasi.
Meski sering harus memilih yang harus dipenuhi karena waktunya bersamaan. Biasanya memprioritaskan yang lebih dulu mengundangnya.
Setiap ada undangan dari media, Dr Aqua Dwipayana sangat bahagia dan dengan penuh suka cita menghadirinya.
Saat menyampaikan sharing komunikasi dan motivasi serasa seperti nostalgia karena pernah sekitar 6 tahun (1988-1994) jadi wartawan di berbagai media besar.
Dr Aqua Dwipayana ketika menyampaikan materi di media serasa kembali ke habitatnya. Pekerjaan yang pernah menempanya hingga bisa sukses seperti sekarang ini.
Lebih Dua Dasawarsa
Dr Aqua Dwipayana mendapat undangan langsung dari pemimpin redaksi kedua portal tersebut yakni Saibansah Dardani.
Seperti biasa, Dr Aqua Dwipayana menyanggupi permohonan tersebut dan menjadikannya sebagai rezeki sekaligus amanah yang mesti ditunaikan dengan baik.
“Insya Allah Mas Saibansah, saya senang mendapat undangan untuk sharing komunikasi dan motivasi,” katanya.
“Ini rezeki sekaligus amanah buat saya. Semoga apa yang saya sampaikan nanti dapat memberikan motivasi dan pelecut spirit awak redaksi untuk menjadikan silaturahim sebagai bagian dari membangun jejaring demi keberlangsungan media,” ungkap Dr Aqua Dwipayana, sang penulis buku-buku super best seller Trilogi The Power of Silaturahim.
Dr Aqua Dwipayana adalah sosok yang santun sekaligus hobi menolong dan memberikan kebermanfaatan bagi orang lain.
Saibansah dalam pengakuannya sudah lama tidak bersua dengan Dr Aqua Dwipayana bahkan selama lebih dari dua puluh tahun atau dua dasawarsa.
“Dua dasawarsa lebih. Ya, sekitar 21 atau 22 tahun, gitulah. Saya tidak pernah bersua atau hanya sekadar berkontak telepon dengan sahabat saya, Dr Aqua Dwipayana,” ucap Saibansah.
“Kami sempat sama-sama jadi wartawan yang bekerja di media di bawah payung besar bernama, JPNN (Jawa Pos News Network),” lanjutnya.
Gara-gara membaca tulisan berjudul ‘Kambing Gemuk’ yang ditulis tokoh media nasional dan mantan Menteri BUMN pada masa kabinet Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yakni Dahlan Iskan, akhirnya ia bisa bersua kembali dengan sahabatnya yang kini telah menjadi seorang pakar komunikasi dan motivator nasional.
Ia menuturkan pada Sabtu, 8 April 2023, Saibansah membaca tulisan wartawan senior yang sudah dianggap sebagai guru jurnalistiknya, Dahlan Iskan yang menulis catatan harian di medianya, Disway, berjudul: “Kambing Gemuk”.
Dalam tulisan itu ada satu alinea yang menyebut nama, Aqua Dwipayana. Ini alineanya:
“Istri pilih meneruskan rencana Safari Ramadan, dengan jalan darat ke Tasik. Istri mengantar saya sampai bandara. Juga diantar teman lama Aqua Dwipayana.”
Begitu Saibansah baca ada nama Aqua Dwipayana, dirinya langsung menghubungi ‘Pak Bos’ Dahlan Iskan melalui pesan WhatsApp (WA).
Ia menulis begini: “Aslm, Pak Dahlan, saya teman lama Aqua Dwipayana waktu saya jadi Kepala Perwakilan Riau Pos di Jakarta akhir 90-an, saya sudah puluhan tahun kehilangan kontak dengan mas Aqua, bolehkah saya minta WA beliau pak? Matur suwon.”
“Tak sampai 30 menit, ‘Pak Bos’ Dahlan Iskan mengirim nomor kontak Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional yang kegiatannya mirip “gasing” itu. Sibuk. Keliling. Sebentar di satu kota, besok sudah ke kota lain, lusa sudah terbang lagi. Makanya, seorang sahabat wartawan senior yang juga Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat (Sumbar) Firdaus Abie sampai menulis dengan judul begini: “Mengintip Waktu Istirahat Dr Aqua Dwipayana.”
Juga, lanjut Saibansah, seorang wartawan senior yang tinggal di Yogyakarta, Erwan Widyarto menulis tentang Dr Aqua Dwipayana yang seperti “gasing” itu dengan judul: “Menguji Kembali “Validitas” Kiprah Sosial dan Jejak Silaturahim Tanpa Henti Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana.”
Tulisan kedua wartawan senior itu, isinya hampir sama, memang sosok uda Aqua Dwipayana ini aktivitasnya tidak jauh dari tiga hal: Yaitu, bergerak, produktif dan berbagi.
“Kembali ke cerita ‘Pak Bos’ Dahlan Iskan. Tak lama setelah jeda saya mengucapkan, “matur suwon Pak Dahlan” dalam pesan WA. Masuk lagi pesan dari mantan Menteri BUMN era Presiden SBY itu, “Salam saya dari Beijing”. Pesan ini pun langsung saya sampaikan kepada Uda Dr Aqua Dwipayana,” kata Saibansah menguraikan.
Nomor kontak yang dikirim mantan bos Jawa Pos itu langsung di-save.
“Aslm, mas Aqua, apa kabar? Saya Saibansah di Batam, masih ingatkah?” Quick response. Tidak pakai lama. Sebuah pesan masuk ke HP saya.
“Waalaikumsalam Mas SAIBANSAH DARDANI. Alhamdulillah, Silaturahim kita tersambung lagi. Sudah lama sekali ya kita tidak ketemu. Rasanya lebih 10 tahun. Sekarang Mas SAIBANSAH tugas di mana n sebagai apa? Semoga makin sukses. Aamiin ya robbal aalamiin… Salam hormat buat keluarga. Makasih banyak Mas SAIBANSAH.”
Begitulah ciri khas pesan WA yang dikirim oleh Aqua Dwipayana, lanjut Saibansah. Bahasanya ditulis lengkap, tidak disingkat-singkat.
“Dan setiap menulis nama saya selalu menggunakan huruf kapital. Begitulah cara seorang doktor Komunikasi itu menghormati lawan bicaranya melalui tulisan,” ucapnya.
Sampai sekarang, sejak terhubung kembali persahabatan mereka, Dr Aqua Dwipayana selalu menulis nama Saibansah dalam pesan WA-nya selalu dengan huruf kapital. “Tidak lupa, disertai ucapan terima kasih.”