Dr Aqua Dwipayana: Setiap Unsur Pimpinan Perusahaan Harus Beri Contoh Baik dalam  Komunikasi

Dr Aqua Dwipayana bersama para pemilik empat perusahaan besar di Jembrana yang dimotori yang punya Rumah Makan Bidadari Negara Hasib Sucipto. Foto/Dok Pribadi

JEMBRANA – Setiap unsur pimpinan di perusahaan harus dapat memimpin dengan keteladanan yang baik dalam komunikasi.

Jika manajemen dan pimpinan perusahaan menunjukkan keterampilan komunikasi yang baik, karyawan akan cenderung mengikuti contoh tersebut.

“Sertakan apresiasi dalam komunikasi. Ini dapat mencakup pengakuan atas prestasi karyawan atau pencapaian tim pada berbagai bentuk komunikasi, seperti pertemuan atau papan pengumuman,” ujar Dr Aqua Dwipayana.

Hal itu dia sampaikan menjelang sharing komunikasi dan motivasi bertajuk “Meningkatkan Kemampuan Komunikasi untuk Mengoptimalkan Pelayanan di Internal dan Eksternal” pada Sabtu (5/8/23) di Rumah Makan Bidadari 2 Negara, Kabupaten Jembrana,  Bali.

Sharing komunikasi dan motivasi tersebut dilakukan setelah sebelumnya doktor komunikasi lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran itu dan putra bungsunya Savero Karamiveta Dwipayana sukses duet memotivasi ribuan aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Jembrana di GOR Kresna Jvara di Desa Batuagung Dusun Sawe Rangsasa Kota Negara Jembrana pada Sabtu (5/8/23).

Kali ini pada malam harinya, pemberian motivasi dari Dewan Pakar Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) itu diarahkan kepada ratusan karyawan dari empat perusahaan besar. Semua pemiliknya bersaudara.

Bisnis utamanya adalah rumah makan, toko emas, percetakan dan alat tulis kantor, serta roti bakar.

Semua pemilik usaha itu dimotori sosok yang punya Rumah Makan Bidadari 2 Negara, Hasib Sucipto.

Mereka sepakat mengundang Dr Aqua Dwipayana untuk memotivasi semua karyawan mereka.

Pemilik usaha lainnya adalah Siswati dan Rahmat Eko. Ibu dan anak ini mengelola belasan toko emas di Jembrana yang tergabung dalam Toko Emas Sinar Mutiara Group.

Selain itu pemilik tiga toko alat tulis kantor dan foto kopi “Creative” Dany Cahyono. Dia adalah menantu Siswati.

Sedangkan pemilik 16 cabang (pabrik produksi dan outlet kaki lima) Mr Rafi Roti Bakar, Jelly Pelangi, Mr Rafi Roti Tawar, Teh Tarik Bang Jali, dan Teh Nomu adalah Zahid Abi Rofi. Dia juga menantu Siswati.

Pada Jumat (4/8/23), Dr Aqua Dwipayana bertemu dengan para pemilik bisnis itu di Rumah Makan Bidadari 2. Mereka mendiskusikan berbagai hal terkait karyawan hingga larut malam.

Sangat Bermanfaat
Cipto panggilan akrab Hasib Sucipto mengatakan Sabtu malam itu merupakan kehadiran Dr Aqua Dwipayana yang kedua kalinya di Rumah Makan Bidadari 2 miliknya untuk memberikan sharing komunikasi dan motivasi.

Itu merupakan rezeki dan berkah buat dia sekeluarga dan semua karyawannya yang berjumlah 45 orang.

Saat kedatangan pertama untuk memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi di Rumah Makan Bidadari 2, Cipto sekeluarga bersama seluruh karyawannya menyambut Dr Aqua Dwipayana dengan penuh suka cita.

Apalagi pembicara laris itu tidak hanya datang, tetapi juga berkenan memberikan sharing komunikasi dan motivasi kepada mereka.

Sebagai wujud rasa hormat kepada Dr Aqua Dwipayana, ketika kedatangan pertama kali untuk memberikan materi kepada semua karyawannya, Cipto menjemput sendiri di Pelabuhan Gilimanuk Jembrana pada Senin siang 24 Juli 2023.

Dr Aqua Dwipayana sebelumnya telah menyampaikan sharing komunikasi dan motivasi bertajuk “Dengan Sepenuh Hati Melayani Semua Tamu di Rumah Makan Bidadari 2 Negara, Jembrana, Bali”. Acaranya yang dihadiri puluhan orang tersebut dilaksanakan pada Senin, (24/7/23)  di taman halaman belakang Rumah Makan Bidadari 2, Jalan Raya Denpasar Gilimanuk Desa Banyubiru, Kaliakah, Negara, Jembrana, Bali.

Cipto menyampaikan terima kasih kepada Dr Aqua Dwipayana yang di tengah kesibukannya menyempatkan waktu ke negara untuk memberikan pencerahan kepada jajarannya.

Kehadiran motivator kawakan itu sangat bermanfaat untuk meningkatkan kinerja di rumah makan tersebut.

Pada kehadirannya yang kedua kali ini, Dr Aqua Dwipayana menegaskan bahwa dalam era dinamika bisnis dan teknologi yang terus berkembang, kemampuan komunikasi yang efektif menjadi kunci utama untuk mengoptimalkan pelayanan baik di internal perusahaan maupun dalam interaksi dengan pihak eksternal.

“Perusahaan yang mampu mengimplementasikan strategi komunikasi yang baik memiliki peluang lebih besar untuk menciptakan hubungan yang kuat dengan karyawan, mitra bisnis, dan pelanggan,” paparnya.

Pria yang tinggal di Bogor, Jawa Barat itu mengatakan peningkatan kemampuan komunikasi di internal perusahaan menjadi fondasi penting bagi kelancaran proses bisnis.

Perusahaan-perusahaan kini semakin sadar bahwa memiliki karyawan yang mampu berkomunikasi dengan jelas dan efisien akan membantu menghindari miskomunikasi yang dapat menghambat alur kerja.

Untuk itu, lanjut Dr Aqua Dwipayana, berbagai program pelatihan dan pengembangan komunikasi telah diperkenalkan untuk meningkatkan kemampuan berbicara, mendengarkan, dan menulis bagi para karyawan.

Dengan demikian, kolaborasi tim dapat ditingkatkan, inovasi diinternalisasi, dan solusi-solusi lebih cepat ditemukan.

Lebih jauh disampaikan, pihak eksternal seperti mitra bisnis dan pelanggan juga memainkan peran penting dalam kesuksesan suatu perusahaan.

Kemampuan komunikasi yang kuat akan membantu perusahaan menjalin hubungan yang lebih baik dengan para mitra bisnis, yang pada akhirnya dapat mempercepat pengambilan keputusan, meningkatkan efisiensi, dan menghasilkan kolaborasi yang saling menguntungkan.

“Dalam hal berinteraksi dengan pelanggan, kemampuan untuk mendengarkan secara aktif dan merespons kebutuhan serta masukan mereka akan mengarah pada peningkatan kualitas layanan,” ujarnya.

“Perusahaan yang mampu menjalin komunikasi yang empatik dengan pelanggan akan membangun loyalitas yang lebih kuat dan mampu mengatasi masalah yang muncul dengan lebih cepat,” katanya lagi

Bantu Meningkatkan Kompetensi

Lebih jauh, Dr Aqua Dwipayana menyampaikan bahwa peningkatkan kompetensi komunikasi karyawan dalam sebuah perusahaan merupakan langkah penting untuk memastikan efektivitas, kolaborasi, dan pemahaman yang baik di antara semua anggota tim.

Mantan wartawan di banyak media besar itu menjelaskan beberapa langkah yang dapat membantu dalam meningkatkan kompetensi komunikasi karyawan dalam perusahaan.

Pertama, sediakan pelatihan komunikasi kepada karyawan. Kegiatan ini dapat mencakup keterampilan berbicara di depan umum, keterampilan mendengarkan, serta komunikasi tulisan dan verbal yang efektif.

“Termasuk sesi Sharing Komunikasi dan Motivasi yang saya sampaikan atas undangan dari sahabat saya, Mas Cipto adalah bentuk kepedulian pimpinan perusahaan pada kompetensi para karyawan, khususnya dalam hal komunikasi,” kata Dr Aqua Dwipayana.

Selanjutnya, mendorong komunikasi yang terbuka antara tim. Adakan pertemuan rutin, baik dalam bentuk rapat harian atau mingguan, agar semua anggota tim dapat berbagi informasi, perkembangan proyek, dan tantangan yang dihadapi.

“Juga, pastikan karyawan memiliki akses dan pemahaman yang baik terhadap alat komunikasi yang digunakan, seperti e-mail, platform kolaborasi online, dan aplikasi pesan instan. Bantu mereka memahami cara terbaik menggunakannya,” paparnya lagi.

Langkah berikut ungkap pria yang berasal dari Kota Padang, Sumatera Barat ini adalah memastikan bahwa komunikasi dalam struktur hierarki organisasi berjalan lancar.

Karyawan harus merasa nyaman untuk berbicara dengan atasan mereka tentang ide, masalah, atau kekhawatiran.

“Promosikan budaya umpan balik yang konstruktif. Berikan umpan balik secara teratur kepada karyawan tentang kinerja mereka, dan dorong mereka untuk memberikan masukan yang bermanfaat kepada rekan kerja,” kata Dr Aqua Dwipayana.

Menurut pria rendah hati ini paling penting adalah memimpin dengan keteladanan dalam komunikasi.

Jika manajemen dan pimpinan perusahaan menunjukkan keterampilan komunikasi yang baik, karyawan akan cenderung mengikuti contoh tersebut.

“Sertakan apresiasi dan pengakuan dalam komunikasi. Ini dapat mencakup pengakuan atas prestasi karyawan atau pencapaian tim dalam berbagai bentuk komunikasi, seperti pertemuan atau papan pengumuman,” ujarnya.

Konsisten Laksanakan 5S
Semua karyawan, lanjut Dr Aqua Dwipayana, agar bersama-sama konsisten melakukan budaya 5S. Jadikanlah hal itu sebagai kebiasaan rutin dalam upaya memberikan layanan prima kepada semua tamu.

Pria yang hobi silaturahim itu menguraikan tentang budaya 5S yakni senyum, salam, sapa, sopan, dan santun.

Jadikanlah hal itu sebagai kebiasaan rutin dalam upaya memberikan layanan prima kepada semua tamu. Berikut uraiannya.

Senyum
Senyum merupakan ibadah, biasanya seseorang tersenyum karena mereka sedang bahagia, senang gembira suka dan sebagainya.

Senyuman menambah manisnya wajah, senyuman dapat melumpuhkan musuh, menyembuhkan penyakit , perekat tali persaudaraan dan biasa jadi sarana tercapainya perdamaian.

Salam
Dalam Islam diajarkan salam berupa “Assalamu’alaikum warahmatullahi Wabarokatuh” yang artinya salam sejahtera, rahmat Allah dan berkatNya atas kamu.

Salam juga merupakan bentuk pernyataan hormat. Jika seseorang memberi salam kepada orang lain berarti seorang itu bersikap hormat kepada orang yang dia beri salam.

Sapa
Menyapa identik dengan menegur, menyapa bisa berarti mengajak seorang untuk bercakap-cakap. menyapa bisa memudahkan siapa saja untuk bisa lebih akrab, saling kontak, dan berkomunikasi. misalnya saja dengan memanggil nama atau dengan sapaan-sapaan lainnya.

Sopan
Sopan adalah perilaku yang menjunjung tinggi niai-nilai menghormati, menghargai tidak sombong, dan berakhlak mulia.

Perwujudan sikap sopan dalam budaya Jawa yaitu dengan menggunakan bahasa yang sopan (menggunakan bahasa Krama ketika berbicara dengan yang lebih tua), dan tidak memiliki sifat yang sombong.

Santun
Santun memiliki pengertian halus dan baik (tingkah lakunya). seseorang yang memiliki sikap santun akan mementingkan kepentingan orang lain daripada kepentingannya sendiri.

Inti dari sikap santun adalah berperilaku sesuai aturan dan tataran norma yang ada.

Related posts

Muba Maju Lebih Cepat : Pekerja Rentan Muba Terlindungi 

Bintara Muda Tewas Tak Wajar di Asrama, PKB: Polri Harus Transparan

DPR, Sengketa Lahan di Tanah Abang Harus Selesai Sebelum Rusun Subsidi Dibangun