BALI – Pulau Bali menjadi salah satu destinasi wisata favorit penyanyi Ucie Sucita. Hampir setiap tahun, pelantun single “Orang Kaya Mah Bebas” itu selalu menyempatkan diri datang kesana dan menganggap Bali tak ubahnya rumah kedua.
“Ya, nggak usah jauh-jauh kalau mau liburan. Bali itu udah lengkap banget, ada semua-semua yang memanjakan turis lokal dan asing. Makanya tiap tahun aku kalau mau liburan, pasti milihnya ke Bali,” ucap Ucie Sucita yang baru saja berakting dengan komedian Sule dalam tayangan FTV Spesial HUT SCTV berjudul “Sul33 Siap Nikah Lagi”.
Siapa mengira, liburan Ucie Sucita ke Bali beberapa waktu lalu, justru memberinya sebuah pengalaman baru. Penyanyi yang juga sudah bermain dalam sejumlah sinetron itu mengungkapkan bahwa ia sudah menjalani transplantasi rambut di Bali.
“Sebenarnya udah dari lama aku ingin jalani hair transplantasi. Tapi di Indonesia itu kan belum ada, jadi kita harus ke luar negeri dan jauh. Sampai waktu ke Bali belum lama ini aku ketemu Farmanina Aesthetic & Hair Clinic. Nggak nyangka juga di Indonesia ternyata udah ada. Ternyata di Bali ini yang terbaru dibuka,” terang penyanyi berparas cantik ini.
Ucie Sucita mengaku sangat nyaman saat datang ke Farmanina Aesthetic & Hair Clinic Bali.
Padahal meski merasa memiliki kekurangan di bagian depan kepalanya yakni “receding hairline” atau biasa disebut “jidat jenong”, Ucie tidak berani melakukan transplantasi rambut.
“Nyaman banget, dan aku mendapat penjelasan secara detil terkait transplantasi rambut. Banyak juga kan yang sudah berhasil. Jadi saat itu juga aku putuskan untuk menjalani transplantasi rambut di Farmanina. Berani saja, siapa takut,” katanya yakin.
Penyanyi yang sempat bermain dalam sinetron “Senandung” MNCTV itu menyebut, seiring bertambah usia, jidat jenongnya makin kelihatan.
Sebagai artis yang terbiasa tampil di depan kamera, hal tersebut membuatnya tidak nyaman.
“Rambut aku itu sebenarnya nggak terlalu bermasalah. Tapi aku itu bisa dibilang jenong begitu. Jadi aku pengin menutupi si ‘lapangan golf’ ini supaya tidak terlalu luas dan simetris,” lanjut Ucie yang sempat mengikuti sebuah ajang pencarian bakat di Korea Selatan itu.
Untuk proses transplantasi rambut pada bagian depan kepala (hairline), Ucie Sucita menyebut membutuhkan rambut donor sebanyak 3577 helai. Rambut donor tersebut diambil dari area bagian belakang kepalanya.
“Kalau lihatnya seperti serem waktu diambil rambut belakang. Tapi aku rasanya aman dan nyaman-nyaman saja karena memang dianastesi lokal di bagian belakang ya. Jadi nggaka ada berasa sakit sama sekali,” terang Ucie.
Ucie Sucita bersyukur, setelah menjalani proses transplantasi rambut, kini bagian depan kepalanya sudah mulai ditumbuhi rambut-rambut kecil. Hal itu tentu saja memberinya semangat dan rasa percaya diri lagi.
“Kalau dulu itu bagian kepala depan ini kosong. Sekarang sudah mulai tumbuh rambut-rambut halus dan sudah mulai menutupi jenong ini. Pastinya aku jadi lebih pede kaya Ariana Grande, kalau kemarin kan ‘ariana grandul’,” papar penyanyi yang juga dikenal sebagai presenter itu sambil tertawa.
Melihat keberhasilan transplantasi rambut yang ia jalani, Ucie Sucita sangat merekomendasikan kaum wanita lain untuk menjalani hal serupa disana.
Keberadaan klinik tersebut di Bali juga diakui Ucie dapat menjadi salah satu “medical tourism”.
“Iya dong, Bali kan sudah seperti kota internasional, darimana saja orang datang buat liburan. Nah, adanya Farmanina di sana kan bisa sekalian buat menarik para turis yang ingin menjalani transplantasi rambut di Bali sambil berlibur, ‘medical tourism’ ya istilahnya. Ini keren banget,” pujinya.