Bola Tangan Loloskan 6 Tim Putra-Putri, Tim Putra DKI dan Jabar Juara Bersama

Bola Tangan Loloskan 6 Tim Putra-Putri, Tim Putra DKI dan Jabar Juara Bersama. Foto/Ist

JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (PB ABTI) Zulfydar Zaidar Mochtar secara resmi menutup babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara di GOR Serbaguna UNJ, Jakarta, Sabtu (2/9/23).

Hadir pada acara penutupan Ketua Dewan Pembina ABTI DKI Jakarta yang juga anggota DPD RI Prof DR Sylvia Murni, Wakil Ketua Umum KONI DKI Jakarta Gde Sardjana.

Serta perwakilan UNJ Hernawan, pengurus KONI DKI Jakarta, Ketua dan Pengurus Provinsi ABTI peserta Pra PON serta para undangan lainnya.

Zulfidar mengaku bangga dengan kualitas permainan atlet-atlet pengprov ABTI yang mampu tampil baik dengan permainan terbaik.

“Kualitas permainan dan pertandingan yang disuguhkan para atlet ini sangat baik sekali,” ujar Zulfidar di GOR UNJ Jakarta, Sabtu (2/9/23).

“Ini bisa menjadi bekal untuk pembentukan tim nasional. Saya minta tunjukan kualitas yang lebih baik lagi pada pertandingan PON tahun depan,” lanjutnya.

Pernyataan Ketua Umum ABTI itu bukan tanpa dasar, Pra PON yang berlangsung sejak 27 Agustus yang diikuti oleh 13 Provinsi dengan total atlet 356 orang terdiri dari 160 atlet putri dan 196 atlet putra serta 96 official itu menghasilkan 1825 gol dalam 49 pertandingan.

Selain itu, Ketua umum ABTI juga memuji panitia pelaksana, perangkat pertandingan dan semua pihak yang telah membantu pelaksanaan mulai dari awal hingga berakhirnya kompetisi dengan hasil yang menggembirakan.

Meski mengaku cukup puas dengan pelaksanaan dan hasil Kualifikasi, Zulfidar mengakui Pengurus ABTI masih punya Pekerjaan Rumah setelah panitia pertandingan memutuskan juara bersama di kelompok putra.

Panpel melalui rapat singkat, menelaah semua hasil pertandingan akhirnya mendapatkan nilai yang sama dan memutuskan tim putra DKI Jakarta dan Jawa Barat menjadi juara bersama.

“Nanti bidang pertandingan dan bidang prestasi akan membuat skema yang baru agar kasus putusan juara bersama ini tidak lagi terulang pada pelaksanaan PON dan juga kompetisi lainnya dimasa depan,” paparnya.

“Juara harusnya satu. Kalau juara tiga bersama saya rasa tidak masalah dan itu sudah lazim terjadi,” ungkapnya lagi.

Rekap hasil akhir pertandingan babak kualifikasi PON menghasilkan sebanyak 12 tim lolos ke PON Aceh-Sumut 2024.

Di kelompok putri 6 Pengprov yang lolos adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Jawa Tengah, Banten dan Bali.

Sementara di kelompok Putra Pengprov yang lolos adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali.

Wakil Ketua Umum KONI DKI Jakarta Gde Sardjana mengapresiasi pencapaian Pengprov ABTI DKI berhasil memenuhi target meloloskan tim putra dan putri pada PON Aceh-Sumut.

“Kami apresiasi perjuangan atlet-atlet bola tangan kita yang berhasil menggenggam dua tiket menuju PON tahun depan,” ujarnya.

Gde berharap pemain tidak berpuas diri dengan hasil kualifikasi, kedepannya akan lebih banyak tantangan untuk menjadi yang terbaik.

“Saya rasa ini baru setengah jalan. Kedepannya kemampuan atlet agar lebih ditingkatkan lagi untuk mencapai hasil terbaik,” tuturnya.

Panitia juga memilih pemain terbaik hasil kualifikasi yang diikuti oleh 13 Provinsi yang terbagi menjadi 13 tim putra dan 11 tim putri. Berikut peraih pemain terbaik.

Kategori putri :
Best Player : Marselina (Jawa Barat)
Best Goal Keeper : Adriyanti Kartikasari (DKI)
Top Scorer : Yola Artamevia Dina Tauhida (DKI)

Putra:
Best player : Hendro Prasetya (DKI)
Best Goal Keeper : Fery Fadilah (Jawa Barat)
Top Scorer : Fani (Banten).

Related posts

Kelme Indonesia Komitmen Jaga Kualitas Jersey hingga 2030

Hadapi Korea, Indonesia Kembalikan Pasangan Ana-Tiwi

Timnas Hockey Field Putri Raih Perunggu, Sekjen Yasser: Semoga Makin Matang di Nagoya