Jalan Kaki, Ratu Dewa Tinjau Infrastruktur Kota Palembang

 

BERITAIND.COM : PALEMBANG – Ditengah teriknya matahari Pejabat Walikota Palembang, Ratu Dewa berjalan kaki lebih kurang 5 km meninjau infrastruktur dan kebersihan kota.

Ratu Dewa berjalan mulai dari Simpang Polda hingga ke halte Bus KM 5. Kemudian melanjutkan daerah Taman TVRI, Kambang Iwak, Bundaran Air Mancur di Masjid Agung, hingga Halte-halte Transmusi.

Peninjauan infrastruktur ini dilakukan bersama dengan pejabat terkait.

Beberapa infrastruktur yang menjadi perhatian Ratu Dewa diantaranya, Drainase, Troaktoar, jalan hingga ke halte bus.

“Kegiatan ini sesuai dengan komitmen saya, sejak awal menjabat akan melihat permasalahan kota, mulai dari infrastruktur hingga permasalahan lainnya,” ujar Ratu Dewa.

Pria yang akrab dipanggil RD ini mengatakan ada beberapa sampel yang ditinjau seperti infrastruktur jalan, drainase, taman kota lalu halte, kita lihat halte karena termasuk wajah kota. Serta beberapa titik yang menjadi rawan kemacetan.

“Ada 216 halte yang jadi perhatian kita, untuk itu ada yang diperbaiki dan juga ada yang dihapuskan,” tutur RD.

RD juga menginstruksi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kota Palembang, agar mempercantik taman kota dan kawasan air mancur.

“Saya minta Dinas Perkimtan desain khusus air mancur bisa dipercantik lagi, juga koordinasi baik dari pihak balai dan juga provinsi. Kita akan melibatkan ahli-ahli dari Unsri dan stakeholder lain,” jelasnya.

Terkait titik rawan macet, RD telah menginstruksi kepada dinas perhubungan agar bersama forum lalulintas dapat mendiskusikan kawasan kemacetan tersebut melalui diskusi dan kajian forum.

“Kita terus mencari solusi dengan cara bekerja-bekerja,” tegasnya.

Untuk persoalan jalan, ditegas RD pihak PUPR sudah bekerja danperbaiki beberapa jalan rusak. Tetapi tetap diawasi daerah mana lagi yang membutuhkan perbaikan infrastruktur jalan.

“Terutama jalan utama dari Bandara ke Jakabaring, termasuk sekolah-sekolah tetap menjadi perhatian agar diperbaiki,” tuturnya.

 

Related posts

Perempuan Bangsa Dampingi Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Pati

Sepak Takraw Diperkenalkan ke Pelajar SD di Jakarta Barat, PSTI Fokus Pembinaan Atlet Usia Dini

Komunitas Salihara Arts Center – Grup Tari Asal Taiwan, Hadirkan Islands sebagai Dialog Tubuh dan Identitas