Dr Aqua Dwipayana: Personel Ditpolairud Wajib Membangun Hubungan Positif dan Terbuka dengan Masyarakat Pesisir

Dr Aqua Dwipayana akrab saat semobil sama Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono.

PADANG – Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana mengimbau seluruh personel Ditpolairud Kepolisan Daerah Sumatera Barat membangun hubungan positif dengan masyarakat pesisir dan mengadakan program penyuluhan dan pertemuan terbuka untuk menjelaskan peran Ditpolairud dalam menjaga keamanan perairan.

“Selain itu gunakan media sosial dan saluran komunikasi lainnya untuk memberikan informasi tentang tugas dan keberhasilan Ditpolairud dalam menjaga keamanan pesisir. Pastikan pemberitaan dan informasi yang disampaikan akurat dan tepat,” ungkap Dr Aqua Dwipayana, Kamis (21/11/23).

Dr Aqua Dwipayana tak mau membuang waktu percuma dalam silaturahim di berbagai wilayah tanah air.

Doktor komunikasi lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran tersebut senantiasa berupaya memaksimalkan kehadirannya di sebuah tempat untuk bisa bersilaturahim serta memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada semua kalangan.

Termasuk ketika menjelang akhir pekan ini berada di Kota Padang, Sumatera Barat. Setelah sukses melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada sekitar 300-an unsur pimpinan dan pegawai PT Permodalan Nasional Mandiri (PNM) sehari sebelumnya, pada Jumat 24 Niovember 2023, pria dengan jejaring pertemanan sangat luas tersebut kembali melaksanakan sharing serupa.

Kali ini, Dr Aqua Dwipayana memberikan paparan bertajuk “Meningkatkan Pelayanan yang Presisi kepada Masyarakat Perairan” di Aula Wira Pratama lantai 3 markas komando Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara

(Ditpolairud) Jalan Raya Padang-Painan Km16 Bungus, Padang.

Sharing disampaikan kepada 100-an personel yang bertugas di lingkungan Ditpolairud Polda Sumatera Barat (Sumbar).

Pangkat mereka mulai dari Kombes, AKBP, Kompol, AKP, Iptu, Ipda, Aiptu, Aipda, Bripka, Brigadir, Briptu, Bripda, Bharaka, Bharatu, hingga Bharada.

Lebih jauh disampaikan Dr Aqua Dwipayana, personel Ditpolairud harus memiliki akses yang memadai ke peralatan komunikasi yang canggih dan terintegrasi, termasuk radio, komputer, dan perangkat komunikasi satelit yang memungkinkan mereka untuk berkomunikasi dengan efektif dalam situasi darurat atau tugas operasional.

“Sediakan pelatihan khusus dalam komunikasi yang efektif, termasuk komunikasi verbal, non-verbal, dan komunikasi dalam situasi darurat. Personel harus dilatih untuk berkomunikasi dengan jelas, tepat, dan efisien,” ucap Dr Aqua Dwipayana.

Pria yang 18 tahun terakhir keliling Indonesia dan mancanegara ini juga menyarankan dilakukannya patroli rutin di wilayah pesisir Sumbar untuk mencegah dan menangani kejahatan seperti penyelundupan, penangkapan ikan ilegal, dan tindak kriminal lainnya yang terjadi di perairan.

“Rutin lakukan program penyuluhan kepada masyarakat pesisir mengenai pentingnya menjaga keamanan di perairan dan melaporkan kejadian yang mencurigakan kepada pihak berwajib. Dengan melibatkan masyarakat maka pengawasannya lebih intensif,” kata Dr Aqua Dwipayana.

Kemudian, lanjut pria yang laris sebagai pembicar ini, membangun kemampuan intelijen maritim untuk mengidentifikasi potensi ancaman di wilayah perairan dan udara, termasuk perdagangan ilegal dan narkoba.

Melakukan evaluasi rutin terhadap kinerja personel Ditpolairud dan program-program yang telah diterapkan, dan melakukan perbaikan jika diperlukan.

Dr Aqua Dwipayana menyodorkan beberapa langkah dalam upaya peningkatan kinerja personel, di antaranya melakukan pelatihan rutin untuk personel Ditpolairud dalam berbagai aspek kepolisian perairan dan udara, termasuk penanganan kejadian darurat, penyelamatan, pengawasan, dan penegakan hukum di perairan.

Selanjutnya, ungkap Dr Aqua Dwipayana, memberikan pendidikan yang relevan tentang aturan hukum maritim dan perundang-undangan terkait pesisir kepada personel.

Memastikan personel Ditpolairud memiliki peralatan yang memadai dan mutakhir untuk melaksanakan tugas-tugas mereka, seperti perahu patroli, peralatan penyelamatan, peralatan komunikasi, dan peralatan pemantauan udara.

Membangun kerja sama yang erat dengan instansi terkait, seperti Badan Keamanan Laut (Bakamla), Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), Bea Cukai, dan pemerintah daerah setempat. Tujuannya untuk meningkatkan koordinasi dalam menjaga keamanan di pesisir juga xmerupakan langkah strategis.

Mendadak Sharing Komunikasi dan Motivasi
Dr Aqua Dwipayana mendadak melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi di Ditpolairud Polda Sumbar.

Sebelumnya saat akan meninggalkan Jakarta pada Selasa sore (21/11/2023) belum ada rencana melaksanakan itu.

Rabu pagi (22/11/23) saat Direktur Polairud Polda Sumbar Kombes Pol Sahat Marisi Hasibuan mengetahui bahwa Dr Aqua Dwipayana sedang berada di Padang, langsung mengontak pembicara laris itu. Mengkonfirmasikan aktivitasnya selama di Sumbar.

Kemudian Hasibuan ingin “memanfaatkan” dan mengoptimalkan kehadiran Dr Aqua Dwipayana selama di Sumbar.

Begitu mengetahui masih ada jadwal yang kosong, pria yang berasal dari Sumatera Utara itu meminta kesediaan mantan wartawan di banyak media besar tersebut untuk memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada jajarannya.

“Saat Pak Aqua sedang di Sumbar maka saya ingin bapak memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada jajaran saya di Ditpolairud Polda Sumbar. Mereka perlu mendapat pencerahan dari Pak Aqua agar lebih semangat lagi melaksanakan aktivitasnya,” kata Hasibuan.

Gayung bersambut. Dr Aqua Dwipayana yang sangat senang memotivasi banyak orang meskipun undangannya mendadak, setelah melihat pada Jumat ini jadwalnya masih kosong, langsung menyanggupi untuk memenuhi undangan Hasibuan.

Bahkan menegaskan siap mengundurkan jadwal kepulangannya ke Jakarta.

Pria yang berasal dari Kota Padang, Sumatera Barat itu, telah memiliki tiket pesawat Garuda Indonesia dari Padang ke Jakarta pada Jumat siang.

Siap diundurkan jadi sore bahkan bersedia membeli tiket baru. Terpenting baginya dapat memenuhi undangan Hasibuan untuk memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada jajarannya.

Hal itu sesuai dengan prinsip dan komitmen Dr Aqua Dwipayana yang selama ini berusaha secara maksimal untuk memenuhi undangan Sharing Komunikasi dan Motivasi.

Meskipun konsekuensinya harus mengeluarkan uang sendiri untuk membeli tiket pesawat buat transportasinya.

Setelah melihat aktivitas di Ditpolairud Polda Sumbar, Dr Aqua Dwipayana dan Hasibuan sepakat pelaksanaan Sharing Komunikasi dan Motivasi dilaksanakan pada Jumat pagi. Suasananya masih segar.

Selesai acara, Dr Aqua Dwipayana langsung ke Bandara International Minangkabau. Siangnya naik pesawat Garuda Indonesia kembali ke Jakarta.

Menyambut Gembira
Setelah ada kesepakatan pelaksanaan Sharing Komunikasi dan Motivasi sama Hasibuan, pada Rabu malam Dr Aqua Dwipayana menginfokan rencana kegiatan itu kepada Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono.

Sekaligus menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan pejabat utama Polda Sumbar yang merupakan bawahannya.

Dr Aqua Dwipayana menyampaikan hal itu kepada Suharyono saat mereka satu mobil dalam perjalanan dari Rumah Makan Silungkang Jalan. Sawahan Timur Padang menuju Hotel Santika Premiere Jalan. Jenderal Ahmad Yani No. 20 Padang.

Saat itu mereka baru selesai makan malam sama Komisaris Independen PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Nurhaida dan Direkturnya Sunar Basuki.

“Mohon izin Mas Suharyono, insyaallah Jumat pagi sebelum kembali ke Jakarta, saya mau memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi di Ditpolairud Polda Sumbar. Abang Hasibuan yang mengundang saya,” ujar Dr Aqua Dwipayana.

Kapolda yang rendah hati dan lulusan terbaik (Adhi Makayasa) angkatan 92 itu menyambut gembira dan sangat mendukung pemberian Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada jajarannya.

Bahkan, Suharyono telah lama merencanakan kegiatan serupa kepada seluruh jajarannya di Polda Sumbar.

“Bagus sekali Pak Aqua pemberian Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada jajaran saya yang bertugas di Ditpolairud. Insyaallah bermanfaat untuk menyemangati dan meningkatkan kinerja mereka,” ujar Suharyono.

Perkembangan Polairud
Pada masa reformasi melalui TAP MPR No: TAP/VI/MPR/2000 tentang pemisahan TNI dan Polri dan TAP/VII/MPR/2000 tentang peran TNI dan Polri, Dengan adanya pemisahan Polri dari ABRI sejak saat itu juga melakukan reorganisasi di dalam tubuh Polri terutama Direktorat Samapta Polri dan Subdit-subditnya.

Sehingga pada tahun 2000, Subdit Polair dan Subdit Poludara kembali dipersatukan menjadi Direktorat Polairud yang dipimpin oleh Brigjen Pol Drs. F. X. Soemardi SH.

Kemudian, Kapolri mengeluarkan SK No. Skep/9/V/2001 tanggal 25 Mei 2001 yang mengatur bahwa Direktorat Polairud dibawah koordinasi Deops Kapolri yang membawahi Subdit Polair dan Subdit Poludara.

Namun, penggabungan tersebut tidak berlangsung lama setelah Kapolri kembali mengeluarkan SK No: Skep/53/X/2002 tanggal 17 Oktober 2002 yang memisahkan kembali Polair dan Poludara. Sehingga, terbentuklah Direktorat Polair dan Direktorat Poludara yang masing-masing dipimpin oleh seorang Brigjen Polisi dan berada dibawah Babinkam Polri.

Pada tanggal 14 September 2010, Kapolri mengeluarkan peraturan Kapolri No. 21 tahun 2010 tentang Struktur Organisasi Tata Kerja pada tingkat Mabes Polri.

Seiring dengan perubahan organisasi, Babinkam Polri berubah menjadi Badan Pemeliharaan dan Keamanan Polri (Baharkam Polri).

Oleh karena itu, Ditpolair berubah menjadi Ditpolair Baharkam Polri dan Ditpoludara berubah menjadi Ditpoludara Baharkam Polri.

Pada tahun 2017, berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 5 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2010 tentang Susunan Organisasi Dan Tata Kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia, kembali Ditpolair dan Ditpoludara mengalami perubahan organisasi , yang semula dibawah langsung Baharkam Polri sekarang menjadi di bawah Korpolairud (Korps Kepolisian Perairan dan Udara) Baharkam Polri.

Korpolairud Baharkam Polri merupakan unsur pelaksana utama yang berada dibawah Kabaharkam Polri yang dipimpin oleh Kakorpolairud dan bertanggung jawab kepada Kabaharkam Polri, serta membawahi dua Direktorat yaitu Direktorat Kepolisian Perairan dan Direktorat Kepolisian Udara.

Nilai-Nilai Ditpolairud Polda Sumbat
Visi:
Terwujudnya wilayah perairan dan pantai Sumatera Barat yang aman dan tertib

Misi:
– Melindungi keselamatan jiwa raga, harta benda, masyarakat di wilayah perairan dan pantai Sumatera Barat dan lingkungan hidup dari gangguan ketertiban dan/atau bencana dan pertolongan dengan menjunjung tinggi hak azasi manusia;

– Melayani kepentingan masyarakat di wiayah perairan dan pantai Sumatera Barat, memberikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat sesuai kepentingannya dalam lingkup tugas kepolisian;

– Mengayomi dengan selalu berusaha memberikan contoh yang terbaik pada masyarakat di wilayah perairan dan pantai Sumatera Barat, agar masyarakat peraiaran dan pantai di Sumatera Barat bisa menjadi pribadi yang jauh lebih baik.

Direktur Polairud Polda Sumbar Kombes Pol Sahat Marisi Hasibuan.

Pimpinan: Kombes Pol Sahat Marisi Hasibuan, S.I.K., M.H (Direktur Polairud Polda Sumbar).

Nilai-nilai:
1. Nilai Tanggung jawab.

2. Nilai Keteladanan.

3. Nilai Profesionalitas.

4. Nilai Inovasi.

5. Nilai Integritas.

6. Nilai Kejujuran dan Keiklasan.

Prestasi
– Pembangunan Zona Integritas (mendapatkan dari Kemenpan WBK tahun 2021).

– Piagam Penghargaan Kapolda Sumbar tentang kegiatan perpustakaan dan klinik terpaung (Polda Sumbar Tahun 2023).

– Piagam Penghargaan dari KKPN Padang tentang Kategori LPJ terbaik semester 1 tahun 2023 dan kategori kepatuhan penyampian SPM gaji Induk.

Related posts

WNA Bermasalah Terungkap, DPR Minta Sistem Pengawasan Terpadu Segera Dibangun

PKB Desak Komdigi Perketat Pengawasan Film Digital Bermuatan Sensualitas

Komisi VI: Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Harus Transparan