Gus Imin: Mendesak Perubahan Struktural dan Cara Kerja Pemerintahan

Foto/Ist

SOLO – Muhaimin Iskandar atau Gus Imin menegaskan, pemerintah seharusnya memberikan perhatian serius terhadap rakyat.

Menurutnya, di segmen pertanian dibuktikan dengan ketersediaan pupuk, petani tidak miskin dan petani untung.

“Isu pembelaan kepada rakyat harusnya dibuktikan dengan ketersediaan pupuk, ketersediaan lapangan kerja, petani tidak miskin dan petani untung, itu lah yang disebut kepedulian pada rakyat atau wong cilik,” kata Gus Imin di Solo, Senin, (5/2/24).

Menurut Gus Imin, keadaan pupuk langka sudah terjadi 10 tahun terakhir ini.

Kelangkaan pupuk ini juga menjadi salah satu penyebab kerugian petani.

Belum lagi soal ketersediaan air yang mengandalkan musim pengujan dan lain-lain.

“Keadaan seperti ini sudah sepuluh tahun ngak ada pupuk, ngak ada petani untung, petani selalu rugi,” ungkapnya.

“Bahkan cenderung paling banter impas. Nah, dari kondisi itu terlalu lama dibiarkan sehingga butuh perubahan,” katanya lagi.

Untuk itu, lanjut Gus Imin, dibutuhkan perubahan untuk membela para petani dan rakyat.

Perubahan itu dimulai dari perubahan struktural dan cara kerja pemerintahan yang adil.

“Perubahan struktural cara kerja pemerintahan, keadilan menjadi penting diutamakan,” tuturnya.

“Dari situ ekonominya juga kita rubah dari yang sentralistik menjadi desentralisasi. Dari yang menguntungkan segelintir orang menguntungkan semua orang,” ungkapnya lagi.

“Karena itu misalnya Food Estate stop. Duitnya untuk bikin pabrik pupuk, duitnya untuk subsidi pupuk para petani kita, itu contohnya. Itu namanya perubahan,” sambungnya.

Apalagi, tambah Ketum PKB ini, Jawa Tengah mayoritasnya adalah petani.

Maka solusi untuk membela petani dengan cara perubahan seperti yang digagas AMIN (Anies-Muhaimin).

“Posisi ini kita yakin betul ini kemauan rakyat, bukan kemauan elit ataupun paslon ataupun partai,” jelasnya.

“Rakyat Jawa Tengah pasti ingin nasibnya berubah, tidak dalam kondisi sulit. Mayoritas Jawa Tengah adalah petani,” katanya.

“Disitulah kami yakin perubahan ini diterima oleh masyarakat Jawa Tengah dan kita sudah tahu bahwa kemauan rakyat yang terdalam itu ya perubahan,” pungkasnya.

Related posts

Muba Maju Lebih Cepat : Pekerja Rentan Muba Terlindungi 

Bintara Muda Tewas Tak Wajar di Asrama, PKB: Polri Harus Transparan

DPR, Sengketa Lahan di Tanah Abang Harus Selesai Sebelum Rusun Subsidi Dibangun