Ricky Subagdja Ungkap Kekecewaan Terhadap Pemain di French Open 2024

JAKARTA – Ricky Soebagdja (Kabid Binpres PP PBSI) mengungkapkan rasa kecewa tentang hasil French Open 2024.

“Saya sangat kecewa dengan beberapa pemain karena dengan persiapan yang baik tapi penampilannya tidak maksimal. Semestinya ini tidak terjadi,” ucapnya.

Menurut Ricky, kendala yang paling kentara adalah daya juang di lapangan yang sangat kurang. Jiwa tidak mau kalah, jatuh bangun di lapangan tidak diperlihatkan.

Padahal itu yang diharapkan karena secara persiapan sudah maksimal.

“Secara teknis mereka tidak kalah apalagi saya mendapat laporan dari pak Nanang Kusuma sebagai performa analisis bahwa teknis dan fisik anak-anak ada peningkatan. Contoh dari ganda putra Leo/Daniel dan Bagas/Fikri, kemampuannya belum keluar semua, main juga belum capek, harusnya mereka bisa memberikan performa yang lebih baik,” ungkap Ricky.

Saat bertanding, seharusnya atlet dan pelatih bisa menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi. Atlet bisa cepat mencari solusi dan pola untuk keluar dari tekanan.

Pelatih pun harus bisa memberikan motivasi dan arahan yang tepat dan cepat saat terjadi kebuntuan.

Di luar lapangan, yang paling penting adalah komitmen dan fokus mereka untuk mengejar poin dan prestasi. Yang lain harusnya menjadi nomor sekian.

“Saya ingin keterbukaan jadi apa yang menjadi kurang bisa disampaikan ke tim pendukung untuk disupport baik ke atlet ataupun pelatih. Dengan waktu yang sempit menuju All England, saya harap semua bisa memperbaiki lagi penampilannya,” pungkas Ricky.

Related posts

Kelme Indonesia Komitmen Jaga Kualitas Jersey hingga 2030

Hadapi Korea, Indonesia Kembalikan Pasangan Ana-Tiwi

Timnas Hockey Field Putri Raih Perunggu, Sekjen Yasser: Semoga Makin Matang di Nagoya