Tel-U-Pemkab Sumedang Optimalkan UMKM melalui Konten Storytelling di Medsos

Tel-U-Pemkab Sumedang Optimalkan UMKM melalui Konten Storytelling di Medsos. Foto/Ist

SUMEDANG – Era 5.0 mendorong para pelaku usaha memanfaatkan teknologi dalam berbagai aktivitas, termasuk soal pemasaran.

Namun, banyak pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menghadapi kendala mengelola media sosial sebagai alat pemasaran efektif.

Permasalahan ini berakar dari kurangnya pemahaman dan keterampilan dalam mengelola media sosial.

Program Studi Digital Public Relations Telkom University (Tel-U) bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Sumedang menggelar “Workshop Konten Storytelling bagi UMKM dalam Mengoptimalkan Media Sosial” di Sumedang Creative Hub, pada 17 April dan 22 Mei 2024. 

“UMKM Indonesia memiliki produk-produk yang bersumber dari bahan baku lokal dengan nilai, cerita, dan budaya di dalamnya,” ungkap dosen Digital Public Relations Anisa Diniati dalam pelatihan yang dihadiri 30 pelaku UMKM dari Kabupaten Sumedang.

“Hal ini menjadi peluang untuk membangun cerita di balik sebuah brand dari produk. Storytelling dapat dioptimalkan oleh pelaku UMKM sebagai upaya mempersuasif konsumen,” lanjutnya.

Pemateri lainnya, Sarah Derma Ekaputri mengatakan, banyak pelaku UMKM hanya menggunakan media sosial untuk mengikuti tren tanpa strategi komunikasi yang jelas antara penjual dan pembeli.

Karena itu, tim pengabdian masyarakat (abdimas) dari dosen-dosen Digital Public Relations Telkom University menggelar pelatihan ini untuk membantu UMKM menghadapi persaingan global melalui strategi branding yang kuat.

Selama kegiatan peserta dibimbing memahami konsep dasar storytelling dalam konteks pemasaran, menentukan pesan kunci dan nilai utama yang ingin disampaikan melalui cerita, mengidentifikasi audiens target dan cara efektif menjangkaunya, membuat konten visual dan naratif menarik, hingga mengukur dan menganalisis efektivitas konten storytelling di media sosial.

Peserta pelatihan pun antusias mendapatkan materi tersebut. Para pelaku UMKM merasa bahwa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh sangat relevan dan aplikatif untuk meningkatkan strategi pemasaran.

Workshop ini sangat membuka wawasan kami tentang pentingnya storytelling dalam pemasaran. Ilmu yang kami dapatkan bisa langsung diterapkan untuk meningkatkan engagement di media sosial,” ucap Nita, seorang peserta.

Keberhasilan workshop ini diharapkan dapat membantu para pelaku UMKM di Kabupaten Sumedang untuk memanfaatkan teknik storytelling dalam mengoptimalkan media sosial mereka, sehingga mampu meningkatkan daya saing di pasar yang semakin digital.

Pemkab Sumedang berkomitmen mendukung program-program peningkatan kapasitas seperti ini. (ono)

Related posts

Langkah Tagih Pajak Door to Door Jangan Jadi Ajang Konflik Baru Masyarakat dan Pemerintah

Festival Pasar Rakyat Beri Ruang UMKM Naik Level

Viral Kekerasan Anak di Daycare, Ninik: Pelaku Harus Disanksi Berat