JAKARTA – Prilly Latuconsina menghadapi tantangan baru dengan keberangkatan orang tuanya menunaikan ibadah haji selama 28 hari.
Orang tuanya telah mendaftar untuk haji sejak lima tahun lalu dan baru kali ini mendapatkan kesempatan.
Bagi Prilly, ini pertama kali dia ditinggal kedua orang tuanya dalam waktu lama, dan membuatnya harus mengambil alih peran sebagai penjaga rumah.
Prilly mengungkapkan, kini ia harus memastikan rumah tetap aman, mengecek kondisi rumah, mengawasi asisten rumah tangga, dan memonitor adiknya.
“Biasanya aku kerja pulangnya ke apartemen, tapi sekarang jadi ngecek-ngecekin rumah terus ngecek-ngecekin mbak dan adik aku pulangnya jam berapa,” kata Prily, Sabtu (8/6/24).
Prilly mengakui, meski harus bolak-balik antara apartemen dan rumah di Tangerang, dia tetap berusaha menjalani perannya dengan baik.
“Kalau ada acara pagi atau syuting pagi, mau tidak mau aku harus stay di Jakarta, tapi ya bolak-balik ke Tangerang juga,” tambahnya.
Sebelum keberangkatan, Prilly menitipkan berbagai doa kepada orang tuanya, termasuk kesehatan, kesuksesan, kelancaran, dan bahkan jodoh.
Meski sempat ingin ikut berangkat haji bersama, Prilly akhirnya menerima keputusan orang tua yang mendaftarkan mereka lebih dulu dengan harapan bahwa di masa depan dia akan berangkat bersama suaminya.
Keberangkatan orang tuanya membuat Prilly lebih waspada, terutama dengan kondisi cuaca di Mekkah.
“Setiap hari aku ngecek ke mereka, gimana cuaca panas nggak, jangan lupa minum, jangan lupa suntik vitamin,” jelasnya.
Kekhawatirannya terutama tertuju pada kondisi fisik orang tuanya yang tidak terlalu kuat dan ibunya yang tidak bisa berjalan jauh.
Meski ada beberapa pekerjaan yang tidak menjadi rezeki, Prilly tetap berusaha berpikir positif dan fokus pada tanggung jawab barunya selama orang tuanya menjalankan ibadah haji.