Ketua DPR Puan Maharani Soroti Tewasnya Remaja di Padang yang Diduga Dianiaya Polisi

Tahun 2025, Puan Harap Seluruh Elemen Makin Sinergi Bangun Bangsa. Foto/Ist

JAKARTA – Ketua DPR Puan Maharani prihatin mengenai tewasnya remaja bernama Afif Maulana (13) yang diduga dianiaya polisi di Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Afif ditemukan meninggal dunia di aliran sungai bawah jembatan Kuranji, Kota Padang, saat diduga ikut dalam kelompok tawuran remaja.

“Kalaupun terjadi hal seperti itu, tentu saja para penegak hukum harus secara langsung memberikan perhatian khusus terkait hal ini,” ungkap Puan.

Sebanyak 17 personel Dit Samapta Polda Sumatera Barat terbukti melanggar kode etik saat menangani dan mengamankan 18 remaja pelaku tawuran pada 9 Juni 2024 lalu.

Dari hasil pemeriksaan, pelanggaran yang dilakukan oknum anggota kepolisian itu antara lain menyulut api rokok ke tubuh remaja terduga pelaku tawuran, hingga tindakan pemukulan.

Mantan Menko PMK ini meminta ada pemeriksaan tuntas mengenai kejadian ini.

Puan berharap ada tindakan tegas kepada pelaku.

“Karena pertama korbannya anak kecil kemudian kasusnya itu berlarut-larut ya, tentu saja harus ditindaklanjuti,” sebutnya.

Puan menegaskan, DPR akan terus memantau investigasi kasus tewasnya Afif.

Akibat peristiwa ini, Kapolda Sumbar Irjen Suharyono dilaporkan ke Propam Polri oleh Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang.

“Nanti saya akan minta untuk segera ditindaklanjuti,” tegas Puan.

Related posts

Muba Maju Lebih Cepat : Pekerja Rentan Muba Terlindungi 

Bintara Muda Tewas Tak Wajar di Asrama, PKB: Polri Harus Transparan

DPR, Sengketa Lahan di Tanah Abang Harus Selesai Sebelum Rusun Subsidi Dibangun