VinFast Mulai Lakukan Pengiriman Pertama VF e34 di Indonesia

VinFast Mulai Lakukan Pengiriman Pertama VF e34 di Indonesia. Foto/Ikram

TANGERANG – Di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024, VinFast secara resmi menyerahkan VF e34 SUV segmen C, kepada pelanggan pertama di Indonesia.

Penyerahan ini menandai babak baru yang menjanjikan dalam perjalanan transportasi ramah lingkungan di Indonesia.

Mobil-mobil VF e34 pertama diserahkan kepada pelanggan dalam seremoni di booth VinFast GIIAS 2024.

VF e34, e-SUV di segmen C yang digandrungi konsumen, menawarkan desain modern dan teknologi canggih, menjanjikan pengalaman berkendara yang luar biasa bagi konsumen Indonesia.

Kebijakan penjualan fleksibel VinFast seperti opsi baterai berlangganan, membantu mengurangi biaya awal harga mobil, membuat kendaraan listrik lebih terjangkau.

“Kami bangga dapat menghadirkan mobil VF e34 pertama kepada pelanggan di Indonesia. Saya yakin bahwa dengan teknologi canggih, harga yang menarik, dan layanan purna jual terdepan, VF e34 dan model kendaraan listrik (EV) VinFast lainnya di masa depan akan memuaskan semua pelanggan yang percaya pada merek kami,” jelas Temmy Wirdajaja, CEO VinFast Indonesia.

Saat ini, VinFast juga menawarkan harga istimewa bagi pelanggan yang membeli VF 5 dan VF e34 di GIIAS, mulai dari Rp218.250.000 dan Rp273.000.000.

Promo ini berlaku khusus bagi pelanggan yang membeli mobil beserta baterainya atau memilih paket berlangganan baterai di pameran GIIAS 2024, dan hanya berlaku untuk 1.000 unit pertama.

Setelah GIIAS 2024 berakhir, VF e34 akan dibanderol dengan harga Rp408.200.000 dengan baterai dan Rp314.000.000 dengan baterai berlangganan.

Sedangkan VF 5 akan dihargai Rp310.000.000 dengan baterai dan Rp241.800.000 dengan baterai berlangganan (OTR Jakarta).

Penulis: Ahmad Ikram KR
Email: aikramrasyid@gmail.com
WA:081288681899

Related posts

Bintara Muda Tewas Tak Wajar di Asrama, PKB: Polri Harus Transparan

DPR, Sengketa Lahan di Tanah Abang Harus Selesai Sebelum Rusun Subsidi Dibangun

2 Siswa di Gresik Jadi Korban Peluru Nyasar, Komisi I Desak TNI Lakukan Audit Investigasi